Jonathan Bustos. Instagram @jonathanezequielbustos94)
JawaPos.com - Rumor kepindahan gelandang Persela Lamongan, Jonathan Bustos, menuju PSIS Semarang semakin ramai dibicarakan. Pemain asal Argentina itu disebut hanya tinggal menyelesaikan detail akhir sebelum resmi mengenakan seragam Laskar Mahesa Jenar.
Isu ini menguat setelah pemilik Persela, Faris Julinar, bersama sang istri, Nova Datu, lebih dulu diketahui membeli saham PSIS. Banyak yang menilai perpindahan Bustos hanya tinggal menunggu waktu.
Jonathan Ezequiel Bustos lahir di Buenos Aires pada 29 Juni 1994. Musim ini, performanya bersama Laskar Joko Tingkir terbilang impresif. Ia tampil 11 kali dan mencetak lima gol, kontribusi yang membuat namanya kembali mencuat sebagai salah satu gelandang kreatif paling berpengaruh di kompetisi Pengadaian Championship musim 2025/2026.
Jika kabar itu benar, kedatangan Bustos berpotensi membuat skema permainan PSIS semakin berwarna. Kehadirannya diprediksi bakal memperkuat lini tengah dan menambah variasi serangan dari lini tengah.
Namun, di sisi lain, rumor ini juga memunculkan spekulasi bahwa gelandang PSIS asal Brasil, Luan Sergio, akan terdepak dari tim.
Karier Bustos sendiri cukup panjang dan berwarna. Berposisi sebagai gelandang serang dengan tinggi 1,71 meter, ia memulai debut profesionalnya bersama Huracán pada 2011–2014 dengan catatan 29 penampilan dan dua gol.
Ia kemudian memperkuat Platense pada 2015–2019, tampil sebanyak 68 kali dan mencetak tujuh gol. Petualangannya berlanjut ke Liga Yunani bersama AEL pada 2019–2020, kemudian kembali singgah sebentar ke Platense.
Pada 2021, Bustos merantau ke Peru untuk memperkuat Melgar. Tak lama kemudian, ia menuju Indonesia dan bergabung dengan Borneo FC selama dua musim. Di Samarinda, ia tampil konsisten masing-masing 28 dan 30 pertandingan, dengan torehan lima gol di tiap musimnya.
Setelah itu, ia memperkuat PSS Sleman pada 2023–2024 dengan catatan 29 laga dan lima gol. Perjalanannya berlanjut ke Liga Irak bersama Al-Quwa Al-Jawiya pada 2024, meski di sana ia tidak mendapat menit bermain.
Tahun berikutnya, ia kembali ke Indonesia dan memperkuat Malut United sebelum akhirnya berlabuh di Persela Lamongan untuk musim 2025/2026. Produktivitasnya langsung terlihat dengan lima gol dari 11 pertandingan.
Selama kariernya, Bustos pernah mempersembahkan satu trofi untuk Platense saat klub itu menjuarai Primera B Metropolitana musim 2017–2018.
Selain sebagai gelandang serang, ia juga mampu bermain di posisi sayap kanan maupun kiri. Saat ini, nilai pasarnya diperkirakan berada di angka Rp3,91 miliar.
Rumor kepindahannya ke PSIS semakin panas setelah Ketua Umum Panser Biru, Wareng, melalui akun Instagramnya @kepareng_wareng mengunggah pesan bernada sambutan “Welcome Bustos… pokoknya Semarang welcome terhadap kamu.”
Dengan semua tanda yang muncul, kini para pendukung PSIS tinggal menunggu pengumuman resmi untuk menyambut maestro baru di lini tengah mereka.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
