
Laga Persebaya vs Arema dihadiri 29.476 Bonek, angka ini menjadi rekor jumlah penonton tertinggi di Pekan ke-13 Super League 2025/2026. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Bonek kembali menunjukkan kecintaannya yang tak pernah surut meski Persebaya Surabaya belum juga tampil meyakinkan. Topik besar dari dukungan Bonek di tribun Gelora Bung Tomo pekan lalu terasa sangat relevan: Bonek kurang apa, jika tim kesayangan mereka masih belum mampu memberikan bukti nyata di lapangan.
Derbi Jawa Timur menghadirkan energi luar biasa dengan 29.476 orang memadati Stadion Gelora Bung Tomo. Angka itu menjadi rekor jumlah penonton tertinggi di Pekan ke-13 Super League 2025/2026 dan menjadi bukti kuat dukungan Bonek tetap masif.
Pertandingan Persebaya Surabaya melawan Arema FC memang berjalan panas sejak menit awal dan tensi itu makin membara berkat atmosfer tribun yang menggema sepanjang laga.
Wasit Rio Permana Putra sampai mengeluarkan 12 kartu kuning, tiga di antaranya untuk Persebaya Surabaya dan sembilan untuk Arema FC, ditambah satu kartu merah untuk tim tamu.
Namun, di balik riuh dukungan itu, Green Force kembali gagal memberi tiga poin yang sangat dinantikan pendukungnya. Hasil akhir 1-1 terasa hambar jika dibandingkan dengan pengorbanan Bonek yang datang dalam jumlah luar biasa.
Para suporter rela memenuhi stadion sejak jauh sebelum kick-off demi menyaksikan laga penuh gengsi yang selalu menjadi kebanggaan warga Surabaya. Mereka datang dengan harapan besar untuk melihat Persebaya Surabaya bangkit dan menunjukkan identitas permainan yang selama ini dituntut.
Sayangnya, energi besar itu belum mampu menjelma menjadi kemenangan yang bisa meredakan keresahan Bonek dalam beberapa pekan terakhir. Persebaya Surabaya justru kembali menunjukkan inkonsistensi permainan yang sulit ditebak sejak awal musim.
Padahal pekan pertandingan ini memperlihatkan satu hal penting: stadion kembali hidup di banyak kota, tetapi tidak ada yang menandingi gegap gempita publik Surabaya.
Di laga lain, Persib Bandung 'hanya' mengumpulkan 24.745 penonton saat mengalahkan Dewa United 1-0 di GBLA. Angka ini menjadi yang terbanyak kedua pekan ini, namun tetap tertinggal jauh dari jumlah penonton di GBT.
Ini mempertegas posisi Persebaya Surabaya sebagai magnet besar sepak bola Indonesia, apa pun kondisi timnya.
Animo tinggi juga terjadi di Samarinda saat Borneo FC meraih kemenangan ke-11 beruntun dengan menaklukkan Madura United 1-0. Sebanyak 8.149 penonton menyaksikan langsung performa impresif Pesut Etam yang terus memberikan bukti nyata di lapangan.
Persija Jakarta pun mendapat dukungan 5.126 Jakmania ketika mengalahkan Persik Kediri 3-1 di Stadion Manahan. Meski tidak bermain di Jakarta, suporter setia mereka tetap hadir memberi energi tambahan untuk Macan Kemayoran.
Dukungan juga tampak pada laga PSIM Yogyakarta yang ditonton 4.901 orang saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Sementara Persita Tangerang hanya dihadiri 4.093 penonton ketika menjamu Malut United dan laga berakhir tanpa gol.
Bali United meraih jumlah penonton 3.811 saat ditahan imbang Persis Solo 0-0 di Gianyar. Persijap Jepara mengundang 1.459 suporter ke Gelora Bumi Kartini saat mereka takluk 1-2 dari Semen Padang.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
