Esteban Vizcarra (kiri) siap bantu Persela Lamongan lumat Tornado FC di Championship 2025/2026. (Instagram @jonathanezequielbustos94)
JawaPos.com — Dua senjata rahasia Persela Lamongan akhirnya siap meledak di Stadion Surajaya dan membuat Kendal Tornado FC mustahil bermain dengan nyaman. Rafiud Drajat dan Esteban Vizcarra yang baru saja terbebas dari hukuman larangan bermain empat laga kembali menjadi harapan utama Laskar Joko Tingkir.
Kehadiran dua pemain inti ini membuat kepercayaan diri Persela meningkat tajam menjelang duel Minggu (16/11) malam yang sangat menentukan.
Mereka dipercaya bisa mengembalikan agresivitas dan kreativitas permainan Persela yang sempat berkurang selama keduanya absen.
Asisten Pelatih Persela, Ragil Sudirman, menegaskan optimisme tinggi atas kembalinya dua pemain tersebut ke dalam skuat. “Semoga kita bisa melanjutkan tren positif ini untuk memperbaiki klasemen,” ujarnya.
Persela langsung kembali berlatih sehari setelah kemenangan penting di kandang Deltras FC dan ingin mempertahankan momentum tersebut.
Skuad biru muda menggelar persiapan Kamis (13/11) sore dan berfokus menjaga kondisi fisik serta transisi permainan.
Persaingan di grup 2 Liga 2 Championship saat ini sangat ketat dan tidak memberi ruang untuk kesalahan kecil sekalipun.
Setiap klub hanya terpaut beberapa poin sehingga satu kemenangan atau satu kekalahan dapat mengubah peta klasemen secara drastis.
Persela sempat merasakan kembali posisi puncak setelah menaklukkan Deltras dan mengoleksi 20 poin. Namun, posisi itu langsung berubah karena PSS Sleman yang kini mengemas 23 poin berhasil mengambil alih singgasana grup 2.
Barito Putera yang memiliki 22 poin menempel ketat di posisi kedua dan terus menjaga tekanan bagi tim-tim di bawahnya.
Persipura berada di peringkat ketiga dengan 20 poin dan hanya unggul tipis dari Persela yang mengoleksi jumlah poin sama.
Deltras FC bertahan di posisi kelima dengan 17 poin, sementara Tornado FC berada di peringkat keenam dengan 14 poin. Situasi ini membuat duel Persela kontra Tornado FC menjadi laga krusial karena selisih poin antartim sangat rapat.
Ragil Sudirman menegaskan seluruh pertandingan di sisa fase grup tidak boleh dianggap enteng oleh siapa pun dalam tim. Ia mengingatkan pemain untuk tetap tenang di tengah tekanan klasemen yang terus bergerak setiap pekan.
Menurut regulasi, hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke Super League dan itu membuat persaingan semakin sengit.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
