
Marie-Louise Eta mencatat sejarah sebagai pelatih perempuan pertama di Bundesliga putra bersama Union Berlin. (Instagram @marielouiseeta)
JawaPos.com–Penunjukan Marie-Louise Eta sebagai pelatih sementara Union Berlin langsung mencuri perhatian publik sepak bola Bundesliga dan Eropa. Dia bukan sekadar pengganti, tetapi simbol perubahan besar dalam dunia yang selama ini didominasi pria.
Marie-Louise Eta dipercaya memimpin Union Berlin hingga akhir musim usai pemecatan Steffen Baumgart. Keputusan ini sekaligus mencatatkan sejarah baru karena Eta menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai pelatih kepala di Bundesliga putra.
Langkah berani mengangkat Marie-Louise Eta sebagai pelatih ini diambil setelah performa Union Berlin terus merosot dalam beberapa pekan terakhir di Bundesliga. Kekalahan 1-3 dari Heidenheim menjadi titik akhir bagi Baumgart dan stafnya.
Selain Baumgart, dua asistennya yakni Danilo de Souza dan Kevin McKenna juga harus angkat kaki. Manajemen klub merasa perlu melakukan perubahan cepat demi menyelamatkan posisi tim di klasemen.
Union Berlin saat ini berada di peringkat ke-11 Bundesliga dengan kondisi yang belum aman sepenuhnya. Mereka hanya terpaut tujuh poin dari zona play off degradasi, situasi yang membuat tekanan semakin besar.
Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Union hanya meraih satu kemenangan. Catatan ini menjadi alarm serius bagi manajemen untuk segera bertindak.
Direktur sepak bola klub Horst Heldt mengakui kondisi tim sangat mengkhawatirkan. Dia menegaskan klub tidak bisa hanya bergantung pada posisi klasemen saat ini tanpa melihat performa di lapangan.
”Kami telah mengalami paruh kedua musim yang sangat mengecewakan sejauh ini dan tidak akan membiarkan diri kami dibutakan oleh posisi liga kami,” ujar Heldt dikutip dari SBC Sports, Minggu (12/4).
Dia menambahkan situasi tim tetap genting dan membutuhkan poin demi bertahan di Bundesliga. Heldt juga menyoroti minimnya kemenangan sejak jeda musim dingin. Dua kemenangan dari 14 laga dinilai tidak cukup untuk memberikan keyakinan tim bisa bangkit tanpa perubahan.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
