
Selebrasi William Gomes setelah cetak gol ke gawang Nottingham Forest. (Dok. UEFA)
JawaPos.com–William Gomes menilai Porto kurang klinis setelah meraih hasil imbang melawan Nottingham Forest di leg pertama perempat final Liga Europa. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Estadio do Dragao, Jumat (10/4).
Porto unggul cepat pada babak pertama. Pada menit ke-11, William Gomes berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari Gabri Veiga. Hanya berselang dua menit, Martim Fernandes melakukan kesalahan yang berujung gol bunuh diri.
Melihat statistik pertandingan, Porto memang kurang baik dalam penyelesaian akhir. Mereka memiliki 16 tendangan yang hanya berbuah satu gol. Sementara Nottingham Forest hanya memiliki 6 tendangan.
William Gomes senang dengan gol yang dicetaknya. Dia mengaku, gol tersebut sering dilakukan saat sesi latihan bersama para gelandang dan pemain sayap.
”Saya pikir itu adalah gerakan yang benar-benar terlatih yang selalu berhasil kami lakukan. Kami banyak berlatih dengan umpan-umpan seperti itu, kami melatih para pemain sayap dan gelandang, dan saya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat,” kata William Gomes yang dikutip dari laman resmi UEFA, Jumat (10/4).
Pemain berusia 20 tahun tersebut menyebut Porto kurang tenang dalam menyelesaikan peluang. William Gomes berharap agar Porto menunjukkan kerja sama tim yang sama saat melakoni leg kedua.
”Saya pikir kita perlu bermain dengan energi dan kerja sama tim yang sama seperti yang kita tunjukkan hari ini. Sayangnya, kita kurang klinis di depan gawang hari ini, tetapi saya percaya kita memainkan pertandingan yang hebat dan kita akan pergi ke sana dengan persiapan yang matang,” tandas pemain asal Brasil tersebut.
Dengan hasil imbang yang diraih, Porto harus berusaha untuk memenangkan pertandingan untuk lolos ke semifinal. Pada leg kedua yang dimainkan pada 17 April, tim asuhan Francesco Farioli harus menang berapapun skornya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
