
Komisioner KPU Jateng Diana Ariyanti.
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) terus berupaya menekan praktik politik uang pada pesta demokrasi. Khususnya saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 dan Pemilu 2019. Salah satu yang dilakukan adalah menyasar generasi muda atau pemilih pemula. Mereka diberi pemahaman agar lebih cerdas dalam menentukan calon pemimpin.
Komisioner KPU Jateng Diana Ariyanti menyatakan, selama ini praktik politik uang memang sangat memprihatinkan. Praktik tersebut sulit dihilangkan. Sebaliknya, politik uang justru semakin menjadi-jadi. “Sebagai penyelenggara pemilu, kami terus melakukan upaya-upaya untuk memberantasnya,” terang Diana saat ditemui JawaPos.com di Kantor KPU Solo, Kamis (14/12).
Pemilih pemula perlu mendapat perhatian lebih. Jangan sampai para remaja yang baru akan memberikan hak pilihnya, ikut terlibat dalam praktik politik uang. Saat ini, jumlah pemilih pemula mencapai 60 persen dari pemilih keseluruhan.
“Jumlah pemilih tetap diperkirakan mencapai 27 jutaan di Jateng. Dari jumlah tersebut, 60 persennya adalah pemilih pemula. Untuk generasi ini, kami sering menyuarakan pesan-pesan moral. Di mana pun forum pasti yang dibicarakan tentang money politic,” terang Diana.
Kini, KPU Jateng sudah mempunyai berbagai informasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui lebih jauh mengenai calon kepala daerah. Nantinya, informasi tersebut bisa diakses masyarakat. Sehingga mereka bisa mengetahui siapa calon kepala daerah yang dipilihnya.
Sementara itu, KPU Solo bersama dengan Pemkot Solo telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU tentang pendidikan pemilih yang berkelanjutan. Pendidikan ditujukan bagi para pemilih pemula yang baru saja mendapatkan hak pilih.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
