Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Agustus 2017 | 04.48 WIB

Dari 14 Ribu, Baru 2.229 Korban First Travel yang Ambil Paspor

Korban First travel sat mengadukan nasibnya di gedung DPR. - Image

Korban First travel sat mengadukan nasibnya di gedung DPR.

JawaPos.com - Bareskrim Polri mengantongi total 14 ribu paspor korban penipuan dan penggelapan First Travel. Namun, sampai saat ini baru 2.229 orang yang sudah mengambil paspor miliknya.


Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, pengembalian ini dilakukan pada Jumat 25 Agustus dan Senin (28/8) ini. "Sabtu dan Minggu tidak, karena libur," kata dia, Senin (28/8).


Pada hari pertama, total kata dia ada 384 korban yang mengambil paspor. Lalu pada pada hari kedua ada 1845 orang. "Total ada 2229 orang yang sudah mengambil," paparnya.


Selain itu, pantaua JawaPos.com, Posko Crisis Center yang ada di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, masih terus menerima korban yang melapor.


"Sampai hari ini, yang melapor via email ada 6.847 korban melapor. Sementara yang datang langsung ada 16.043," sambung dia.


Sehingga bila ditotalkan, 22.890 orang korban yang telah melapor. Angka itu kata Martinus bisa saja bertambah karena posko akan terus dibuka.


Adapun, sejumlah persyaratan yang harus dibawa oleh jamaah, adalah fotokopi kartu tanda penduduk, nomor handphone, serta permohonan pengambilan paspor. 

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore