
KRI Nagapasa-403 telah tiba di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya, Senin pagi (28/3).
JawaPos.com - KRI Nagapasa-403 telah tiba di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya, Senin pagi (28/3). Penempatan kapal selam produksi Daewoo Ship Building Marine Engineering (DSME) Korea Selatan di Koarmatim bukannya tanpa alasan.
Pangarmatim Laksda TNI Darwanto menjelaskan, salah satu pertimbangan penempatan kapal selam itu adalah kondisi geografis perairan Indonesia. "Kalau di Barat perairannya lebih dangkal. Perairan di Timur lebih dalam," jelas Darwanto kepada wartawan.
Dia memaparkan, kapal selam harus menyelam di kedalaman 300 meter di bawah permukaan air laut. Kemampuan menyelam KRI Nagapasa-403 sesuai dengan kedalaman perairan di wilayah Indonesia Timur.
Persenjataan Kapal selam seberat 1.400 ton itu juga cocok dengan kedalaman perairan Indonesia Timur. KRI Nagapasa-403 punya RGM-84 Harpoon Missile yang berfungsi sebagai rudal anti kapal permukaan. Senjata itu bisa diluncurkan dari dalam laut.
Selain senjata untuk kapal permukaan, sebagai senjata utama di dalam laut, KRI Nagapasa punya torpedo black shark. Panjang torpedo buatan Whitehead Alenia Sistemi Subacquei (WASS) ini mencapai 3,6 meter dengan diameter 533 mm.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
