
Gregoria Mariska terhenti di semifinal dan hanya mendapat perunggu
JawaPos.com - Gregoria Mariska Tunjung gagal meneruskan kejutan di nomor perorangan bulu tangkis SEA Games 2017. Gregoria tumbang di semifinal lantaran kalah dari wakil tuan rumah Malaysia, Soniia Cheah, dengan dua set langsung 20-22 dan 13-21.
Seperti diketahui, di perempat final, Gregoria yang tak diunggulkan mampu menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Busanan Ongbumrungphan dengan skor 17-21, 22-20, dan 21-17. Busanan adalah peraih medali emas tunggal putri di SEA Games 2015 silam.
Gregoria pun harus puas mendapat medali perunggu. Meski begitu, hasil tersebut tetap memuaskan bagi Gregoria karena dia memang tak diunggulkan terus melaju.
Pada awal set pertama, Gregoria mampu tampil meyakinkan dengan memimpin angka 17-11 dan saat kedudukan 20-17, Gregoria hanya butuh satu angka lagi untuk memenangkan set pertama. Sayang, ia tak dapat memanfaatkan keunggulannya justru tampil dalam tekanan. Gregoria pun harus kalah 20-22.
Penampilan Gregoria menurun drastis pada set kedua. Dia sampai tertinggal jauh 4-12. Terlalu jauh tertinggal, Gregoria semakin sulit keluar dari tekanan dan akhirnya kalah 13-21.
“Saya tentu saja kecewa dengan hasil ini. Saya sudah unggul tetapi saya tidak bisa menjaga tempo permainan. Pada set kedua, lawan semakin percaya diri karena waktu tertingal di set pertama dia bisa membalikkan keadaan,” ungkap Gregoria dalam rilis resmi PBSI.
Gregoria menambahkan dirinya sudah bermain lebih nyaman. Motivasi dia pun tinggi setelah di perempat final mengalahkan unggulan pertama. Toh, Gregoria mengaku tetap bersyukur atas pencapaiannya tersebut.
“Saya tetap bersyukur, mohon maaf saya baru bisa meraih perunggu. Mudah-mudahan dua tahun lagi saya atau teman-teman di tunggal putri bisa menyumbang medali emas,” imbuh Gregoria.
Malaysia sendiri memastikan emas tunggal putri setelah di laga semifinal lainnya Goh Jin Wei menang atas Pornpawee Chochuwong (Thailand). Artinya akan terjadi final sesama pemain Malaysia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
