Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Agustus 2017 | 15.00 WIB

Perang Diskon Dorong Otomotif Jatim

ANTUSIAS: pengunjung mengamati New Honda Jazz yang dipamerkan di Tunjungan Plaza, Surabaya. - Image

ANTUSIAS: pengunjung mengamati New Honda Jazz yang dipamerkan di Tunjungan Plaza, Surabaya.

JawaPos.com- Penjualan otomotif di Jawa Timur pada periode Januari–Juli tahun ini mulai pulih dengan kenaikan sebesar 5 persen. Meski demikian, kondisi pasar pada semester kedua diprediksi stagnan.


Operational Director PT United Motors Centre Prabowo Liegangsaputro menyatakan, kendala utama penjualan kendaraan adalah kesulitan memperoleh kredit dari perusahaan pembiayaan. ”Rasio LDR (loan to deposit ratio) perbankan memang di-push hingga 94 persen. Namun, leasing tetap menjaga uang muka tinggi karena non-performance financing (kredit bermasalah) di leasing meningkat,” jelasnya.

Menurut Prabowo, pertumbuhan pasar pada semester pertama tidak mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Alasannya, pasar otomotif pada semester pertama tumbuh karena ada perang diskon antaragen pemegang merek. ”Secara unit, memang ada pertumbuhan, tetapi secara margin tipis,” tuturnya.


Total pasar otomotif di Jatim pada Januari–Juli 2017 mencapai 74.845 unit. Segmen low cost green car menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni mencapai 46 persen. Total penjualan LCGC pada Januari–Juli mencapai 20.173 unit karena terdongkrak Daihatsu Sigra dan Toyota Calya.


Sementara itu, segmen LMPV (low multi-purspose vehicle) hanya mampu tumbuh 3 persen dengan penjualan 22.796 unit. Di sisi lain, segmen niaga harus merasakan penurunan 11 persen. Namun, penurunan tertinggi dialami segmen hatchback, yakni mencapai 20 persen.


Sales & Marketing Director PT UMC Fredy Teguh menuturkan, penurunan diharapkan dapat dikoreksi dengan masuknya sejumlah model baru. ”Konsumen memang semakin jeli memilih produk,” ucapnya.


Sama dengan Suzuki, Mitsubishi masih mengharapkan kenaikan penjualan dari produk mereka. Yakni, Mitsubishi Xpander. Penjualan Mitsubishi di Jatim masih didominasi segmen niaga sebesar 425 unit. Segmen penumpang hanya mampu menyumbang 225 unit per bulan.


Adanya Xpander dengan target penjualan sebesar 550 unit per bulan pun mampu mengatrol penjualan Mitsubishi di Jatim sebesar 1.200 unit per bulan. Head of East Java Bali Section PT MMKSI Heru Siswantoro menyatakan, Xpander bisa menaikkan penjualan Mitsubishi di Jatim hampir dua kali lipat.

Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore