
Bambang Pamungkas pemain langganan Timnas.
JawaPos.com - Laga hidup mati akan segera dihadapi timnas Indonesia U-22 di laga sepak bola SEA Games 2017. Pasalnya, timnas Garuda bakal berhadapan dengan tuan rumah, Malaysia di Stadion Shah Alam. Sabtu, 26 Agustus.
Rivalitas Indonesia kontra Malaysia sudah berlangsung sejak gelaran Piala Merdeka 1957. Tujuh tahun setelah Indonesia merdeka dan lepas dari penjajahan.
Berdasarkan data yang dihimpun JawaPos.com, Indonesia sudah 67 kali bertemu di lapangan hijau dengan Malaysia. Catatannya adalah, Indonesia mengamankan 31 kemenangan, 15 imbang, dan 21 kekalahan.
Rekor kekalahan dan kemenangan terbesar kedua tim juga tercatat mirip. Indonesia pernah mencukur habis Malaysia dengan skor telak 6-0 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam pada ajang SEA Games 1999, melalui gol yang dicetak oleh Bambang Pamungkas (2 gol), Rochi Putiray (2 gol), Hariyanto Prasetyo dan Ali Sunan.
Namun, namanya sepak bola, Malaysia juga ternyata berhasil membungkam Indonesia dengan skor 7-1 di Kuala Lumpur pada ajang Merdeka Cup 1976. Tetapi, itu jelas bukan patokan.
Sebab, rekor di SEA Games kedua negara ini cukup berimbang. Indonesia dan Malaysia sama-sama meraih tujuh kemenangan, dan sekali imbang sejak SEA Games 1977.
Menariknya, dalam dua pertemuan terakhir di SEA Games, Indonesia dan Malaysia saling mengalahkan di partai adu penalti.
Indonesia sempat kalah pada partai final SEA Games 2011 melalui adu pinalti. Akan tetapi pada 2013 alias dua tahun setelahnya, Indonesia gantian menang melalui adu penaltiyang skornya sama, yakni 4-3.
Hal ini jelas bakal kian memanaskan pertandingan yang berlangsung nanti, apalai Indonesia sempat digulung 0-3 oleh Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-23 lalu.
Sementara itu, kapten timnas Indonesia pada SEA Games 2005, Maman Abdurrahman, kepada JawaPos.com mengatakan, bahwa timnas U-22 harus fokus untuk melawan Malaysia.
Dia mengakui bahwa Malaysia bukan negara yang mudah untuk dikalahkan, apalagi mereka akan bermain di hadapan puluhan ribu suporternya. “Anggap setiap pertandingan itu adalah final,” kata Maman, Jumat (25/8).
Maman juga menilai, sejauh ini, Evan Dimas dkk sudah cukup baik dalam bermain di babak Grup B SEA Games 2017 dengan mengumpulkan 11 poin dari lima pertandingan.
"Mental bertanding mereka luar biasa dan kerja sama tim juga sudah bagus, mungkin harus sedikit lebih sabar saat menyerang,” pungkas Maman.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
