
Jalur Transjakarta koridor 13 (Ciledug-Tendean)
JawaPos.com - Transjakarta Koridor 13 (Ciledug-Tendean) merupakan jalur bus rapid transit (BRT) yang paling mengerikan dibanding 12 koridor lainnya. Koridor ini menggunakan jalan layang (elevated) dan ketinggiannya dari jalan darat mencapai 23 meter.
Sementara lebar jalur bus ini hanya bisa dilintasi oleh dua bus ukuran besar untuk saling berpapasan. Tingginya posisi jalur busway ini membuat penumpang yang berada di dalam bus merasa deg-degan. Bahkan terkesan mengerikan. Apalagi ketika bus Transjakarta ini melintas di jalur pada tingkat ketinggian tertinggi.
Jumat (25/8) pagi JawaPos.com mencoba merasakan sensasi menumpangi Transjakarta Koridor 13. Selama dalam perjalanan penumpang yang berada di dalam bus terlihat kompak menengok keluar jendela. Sebagian dari mereka berpegangan, baik pada kursi, maupun pada tiang-tiang dalam bus. Terlihat jelas rasa tegang di rawut wajahnya masing-masing.
Kendati ada yang merasa ded-degan, namun penumpang tetap berupaya menikmati pemandangan yang ditawarkan di jalur layang tersebut. Dari jendela, penumpang bisa melihat gedung-gedung kota Jakarta dari sisi atas.
Odi (30), salah seorang penumpang mengaku antusias dengan perjalanannya yang kini dapat ditempuh lebih cepat yakni 25-30 menit.
"Ya dulu kan kena macet melulu, sekarang naik ini (bus Transjakarta) lewat atas gak ada kendaraan lain, jadi cepat," ujar penumpang yang turun di Halte Puri Beta 2 tersebut.
Selain waktu perjalanan relatif lebih cepat, sambungnya, penumpang bisa menikmati pemandangan lain selama di perjalanan. "Asyik aja sambil lihat gedung-gedung," katanya seraya memerhatikan keluar jendela.
Selain pemandangan, tak ketinggalan pula ukiran dinding sepanjang jalan layang koridor 13 yang meniru bentuk Gigi Balang. Ukiran salah satu ikon budaya Betawi itu dicat berwarna hijau dan kuning terlihat memanjakan mata.
Sayangnya, koridor yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pada 16 Agustus 2017 lalu ini belum dilengkapi lampu penerangan. Sehingga perjalanan di malam hari membuat penumpang lebih merasa 'ngeri'.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
