
Juru Bicara Presiden, Johan Budi
JawaPos.com - Wakil Ketua Pansus Angket KPK Masinton Pasaribu menyoroti pernyataan Juru Bicara Presiden Johan Budi yang mempertanyakan status Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah karena mengusulkan presiden mengeluarkan Perppu KPK.
Masinton mengatakan, lebih baik Johan Budi menjalani tugas pokok dan fungsinya. Agar apa yang disampaikan tidak boleh bias.
“Kerja saja sesuai tupoksinya. Kalau sebagai jubir presiden, ya sampaikan kerja-kerja, capaian, agenda dan program presiden, nggak usah komen yang lain," ujar Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8).
Apalagi kata politikus PDIP itu, Jokowi saja santai dengan kinerja Pansus Angket KPK. " Jadi kalau presidennya nyantai, jubirnya jangan kaya cacing kepanasan. Presiden aja nyantai, kok jubir yang panas," tegas Masinton.
Masinton berpendapat, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah sebagai legislator bebas untuk menyampaikan usulan. Nyatanya, dia intens mengikuti perkembangan Pansus Angket KPK.
Apalagi, kata Masinton, permintaan untuk dihadirkannya Presiden Joko Widodo dalam Pansus Angket KPK masih sebatas usulan dan belum menjadi kesimpulan atau rekomendasi akhir.
"Itu usulan beliau sebagai wakil ketua DPR, wakil rakyat, masa nggak boleh usul," pungkas Masinton.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
