
Tontowi/Liliyana mendapat lawan yang tak mudah di perempat final, Wang Yilyu/Huang Dongping
JawaPos.com - Indonesia mengirimkan empat wakil di perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017. Mereka berasal dari sektor ganda yakni dua pasangan ganda putra dan dua pasangan ganda campuran.
Keempat wakil Indonesia adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Bagaimana peluang mereka di perempat final?
Berdasar rekor pertemuan dengan masing-masing lawan, Kevin/Marcus diyakini akan mudah melaju. Mereka berhadapan dengan pasangan Tiongkok ranking 6 dunia, Chai Biao/Hong Wei. Kevin/Marcus sendiri menjadi unggulan ketiga, jadi dianggap memiliki kemampuan lebih baik dari Chai/Hong.
Selain itu, dari 4 pertemuan yang sudah dijalani kedua pasangan, Kevin/Marcus memang masih lebih unggul dengan 3 kali kemenangan. Sementara Chai/Hong baru meraih sekali kemenangan.
Bahkan, tiga kemenangan Kevin/Marcus diraih dalam tiga pertemuan terakhir. Artinya, secara mental dan psikologis, mereka lebih unggul ketimbang Chai/Hong. Pertemuan terakhir di All England Maret 2017 lalu, Kevin/Marcus menang dengan dua set langsung 21-16 dan 21-18.
Pasangan Ahsan/Rian juga punya kans besar melaju ke semifinal. Mereka menghadapi pasangan Korea Selatan Chung Euri Seok/Kim Duk Young. Ini pertemuan pertama mereka. Jadi, masing-masing pasangan belum hapal kelemahan dan kelebihan lawan.
Hanya saja, secara motivasi Ahsan/Rian lebih tinggi. Sebelumnya mereka menyingkirkan pasangan nomor satu dunia, Li Junhui/Liu Yuchen, dari Tiongkok. Itu merupakan kemenangan pertama Ahsan/Rian atas Li/Liu. Modal itu membuat mereka akan nyaman menghadapi Chung/Kim.
Sementara itu, perjuangan berat bakal dilakoni Praveen/Debby. Maklum saja, mereka menghadapi unggulan pertama asal Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen. Dari empat pertemuan sebelumnya, Praveen/Debby selalu kalah. Butuh perjuangan ekstra untuk bisa melangkah ke semifinal.
Sedangkan Tontowi/Liliyana menghadapi pasangan ganda campuran Tiongkok, Wang Yilyu/Huang Dongping. Di atas kertas, Tontowi/Liliyana bisa mengalahkan Wang/Huang lantaran secara peringkat berada di bawah. Namun, Owi/Butet tak boleh menutup mata. Satu-satunya pertemuan di Denmark Open 2016, Owi/Butet kalah dari Wang/Huang.
Toh, itu semua berdasar rekor pertemuan dan hanyalah angka statistik. Di lapangan akan berbeda. Motivasi tinggi harus tetap dipupuk agar asa lolos ke babak berikutnya selalu terjaga.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
