Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2017 | 18.34 WIB

Waspadai Politik Adu Domba Ala Saracen

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Terungkapnya kasus sindikat penebar SARA melalui media sosial menjadi kewaspadaan bagi semua pihak. Apalagi kelompok yang bernama Saracen itu ditengarai tidak hanya menyerang satu agama saja tetapi menyerang berbagai pihak termasuk pemerintah dengan teknik adu domba yang sistematis.


"Ini harus dianggap sebagai salah satu ancaman siber yang serius," tegas Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari, melalui pesan singkat yang diterima JawaPos.com, Jumat (25/8).


Dia menuturkan, merujuk data di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), untuk pengaduan konten negatif terkait SARA dan kebencian menduduki urutan ketiga dengan 165 aduan setelah pornografi dengan 774.409 aduan dan radikalisme sebanyak 199 aduan.


Sepanjang 2016 hingga 2017, terdapat 3.252 konten negatif di twitter yang dilaporkan ke Kemkominfo. Adapun pada Google dan YouTube, terdapat 1.204 konten negatif.


Dia mengatakan, fenomena yang terjadi seperti gunung es. Artinya angka-angka tersebut adalah yang muncul di permukaan. "Yang tak terlihat tentu lebih mengerikan lagi. Saya yakin masih banyak kelompok-kelompok seperti Saracen yang belum tersentuh, apalagi menjelang Pilkada 2018 dan Pemiu 2019," tegas politikus PKS itu.


Tindakan kelompok Saracen, lanjut dia, berpotensi mengancam keutuhan NKRI dan tatanan kehidupan masyarakat yang mengusung Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu mereka harus diberantas dengan tegas sampai ke aktor intelektual yang ada di belakangnya.


Sementara dia menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap konten baik yang tersaji di media massa maupun media sosial. Berita yang tersaji harus difilter dengan sebaik mungkin dengan melakukan cek dan kroscek dari berbagai sumber dan fakta yang ada.


"Termasuk agar tidak terpancing melakukan stigmatisasi dan menggeneralisir bahwa aksi kelompok Saracen ini terkait dengan sikap politik umat Islam," pungkas Abdul Kharis.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore