Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Agustus 2017 | 16.32 WIB

DPR: Benarkah Gas Alam Cair Singapura Lebih Murah?

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Faktor harga murah yang menjadi dasar pemerintah mewacanakan impor gas dari Singapura patut dipertanyakan. Apalagi, negara tetangga itu, notabene hanpir tidak memiliki sumber daya.


Karenanya, komisi VII DPR akan memanggil Kementerian ESDM mempertanyakan wacana tersebut. "Kita tanyakan langsung dengan Kementerian ESDM kenapa impor dari Singapura," ujar Anggota Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih kepada JawaPos.com, Jumat (25/8).


Memang kata dia, Singapura memiliki terminal gas alam cair (Liquefied Natural Gas). Tapi perlu ditanyakan juga apakah benar paling murah.


Sebab jika masih dalam bentuk LNG, perlu proses lagi untuk menjadikannya gas siap pakai. Tentu, biaya tambahan cukup besar untuk mengubahnya menjadi gas siap pakai tersebut.


"Jangan-jangan memang dalam bentuk LNG murah, tapi begitu diregasifikasi jadi mahal karena perlu transport dan lain-lain. Ini yang nanti kita pertanyakan," tutur Eni.


Legislator asal Jawa Timur itu menuturkan, sejatinya Indonesia memiliki sumber gas yang cukup banyak. Tapi memang kelemahannya adalah kurang infrastruktur untuk mengolah sumber daya alam tersebut.


"Gas kita banyak tapi infrastrukturnya kurang," sebut dia.


Apalagi, lanjut Eni, struktur gas berbeda dengan minyak dan batubara. Begitu keluar, gas tidak bisa dihentikan atau disimpan. Gas harus langsung disalurkan ke produsen.


"Beda dengan minyak yang bisa kita timbun di tangki-tangki BBM. Kalau gas sih nggak bisa, harus ada salurannya langsung. Makanya kita harus bangun infrastruktur," tegas dia.


Sejauh ini, infratruktur tersebut memang tengah diupayakan pemerintah dengan menunjuk Pertamina dan PGN sebagai motornya. Namun belum bisa digunakan.


Karena itu, menurutnya pemerintah harus segera mengoptimalkan infrastruktur ketimbang harus mengimpor gas. "Satu-satunya jalan agar gas murah adalah membangun infrastrukturnya," pungkas politikus Partai Golkar itu.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore