
Waria dan WTS digelandang ke kantor Satpol PP. Selanjutnya mereka akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dibina.
JawaPos.com - Praktik esek-esek di Balikpapan rupanya masih beroperasi meski lokalisasi sudah ditutup pemerintah daerah setempat. Sejumlah lokasi sering dipenuhi kupu-kupu malam hingga azan subuh terdengar. Tidak hanya dilakukan oleh waria, tetapi juga wanita tunasusila (WTS).
Menanggapi keresahan masyarakat, Rabu (23/8) sekira pukul 03.00 Wita dini hari, Satpol PP melakukan operasi. Razia dilakukan tim penertiban. Mengenakan seragam dan berpakaian preman, puluhan petugas Satpol PP mendatangi sejumlah lokasi yang biasa dijadikan transaksi mesum. Lokasi yang disisir di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Gunung Pasir.
Suasana jalan kota yang cukup lengang mendadak ramai. Di kawasan Markoni misalnya, aksi kejar-kejaran terjadi. Sejumlah waria yang melihat ada petugas langsung lari tunggang langgang. Mereka dengan segera melepas sepatu berhak tinggi. Berusaha kabur dari petugas yang mengejar.
“Kami berhasil menangkap satu waria, yakni Lady usia 23 tahun dan satu WTS berinisial MG yang berumur 35 tahun. Sisanya mereka berhasil kabur,” terang Kasi Operasi Satpol PP Balikpapan, Siswanto, dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Usai mengobok-obok sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, kemudian petugas menuju kawasan Gunung Pasir. Aksi kejar-kejaran kembali terjadi. Kali ini nasib apes menimpa dua waria. Jihan (25) dan Adera (19) kalah lari saat dikejar petugas.
"Total yang kami amankan ada tiga waria dan satu WTS. Sampai pagi kami amankan di kantor Satpol PP, kemudian kami serahkan ke Dinas Sosial," lanjut Siswanto.
Pihaknya menyebut, akan gencar melakukan penertiban. Selain karena banyaknya laporan masyarakat, juga aktivitas mereka mengotori kota. Ini karena ditemukan alat kontrasepsi atau kondom yang berhamburan di lokasi-lokasi tempat mangkal para WTS dan waria ini.
"Ini akan terus kami lakukan penertiban. Karena mereka merupakan penyakit masyarakat yang harus diberantas. Bagi yang tertangkap kami serahkan ke Dinas Sosial. Kemudian juga akan dipanggil untuk mengikuti sidang Tipiring," pungkasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
