
Ilustrasi
JawaPos.com - Penerapan jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) terancam gagal. Buktinya, proyek yang sudah digagas sejak 2012 tersebut tak kunjung terealisasi. Sejumlah pihak pun menganggap Pemprov DKI Jakarta tidak serius menyelesaiakan sistem yang dipercaya dapat mengurai kemacetan lalu lintas itu.
"Sudah lima tahun ERP digaungkan, namun tak kunjung terealisasi. Ini menandakan proyek tersebut terancam gagal," ujar Syaiful Jihad, Direktur Eksekutif Jakarta Publik Service, Selasa (22/8).
Syaiful mengatakan, kemacetan lalu lintas di Jakarta yang semakin parah perlu dicarikan solusi secepatnya. Salah satu yang paling mendesak dilakukan adalah pengendalian lalu lintas dengan menerapkan jalan berbayar ERP. "Bagaimana mau menyelesaikan masalah kemacetan kalau tidak ada kemauan dari pemangku kepentingan," kata dia.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah, mengatakan wacana ERP disiapkan Pemprov DKI Jakarta. Berbagai kebijakan pengendalian lalu lintas seperti sistem ganjil-genap hingga pelarangan sepeda motor, diberlakukan sebagai ‘strategi penambal’ selagi menunggu penerapan ERP. "Insya Allah tahun ini bisa ada pemenangnya (lelang)," kata Andri.
Lelang pengadaan teknologi ERP sudah dibuka sejak tahun lalu. Namun hingga kini belum juga muncul pemenangnya. Andri enggan menjelaskan perkembangan lelang itu secara rinci.
Ia hanya memastikan ERP menjadi kebijakan utama Pemprov DKI Jakarta yang harus segera diimplementasikan. "Sudah pokoknya jalan terus, nanti kalau saya ngomong, kedengaran, nanti digangguin lagi," tanda dia dilansir Indopos (Jawa Pos Group).
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Widjiatmo mengatakan lelang ERP kembali dimulai pada 22 Juni 2017.
"Lelang masih berproses saat ini. Pemerintah pusat akan membantu percepatan penerapan ERP. Kami berusaha untuk diterapkan pada 2019," kata Sigit Widjiatmoko di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/8) lalu.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
