Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Agustus 2017 | 13.01 WIB

Maut di Perlintasan Kereta, Sekeluarga Terseret KA

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Perlintasan kereta tanpa palang pintu kembali memakan korban. Sekeluarga yang menumpangi mobil Toyota Avanza tewas usai terseret KA Kaligung di Dukuh Brogo, Desa Gebang, Kecamatan Gemuh, Kendal, Jawa Tengah, Minggu (20/8), pukul 11.58.


Toyota Avanza hitam yang ditumpangi satu keluarga itu remuk redam ditabrak KA Kaligung jurusan Brebes-Semarang. Akibatnya, lima penumpangnya tewas seketika di lokasi kejadian.


Para korban adalah Lina Retnowati, 37. Selain itu sang suaminya, Muhammad Thamrin, 54, serta tiga anaknya. Yakni, Nabila Jaquin, 13; Muhammad Paris Ramadhan, 2; dan Renan, 8 bulan.


Menurut kesaksian petugas perbaikan rel KA Aris Sugiarto, 40, sebelum mengalami celaka, Avanza bernopol B 998 RS yang disopiri Thamrin tersebut melaju dari arah Weleri menuju Desa Gebang. Saat itu mobil berjalan pelan ketika akan melintasi rel KA double track.


Setelah melewati rel pertama dan hendak memasuki rel kedua, tak diduga, dari barat (Brebes) ke timur (Semarang), meluncur KA Kaligung bernomor loko 402 dengan masinis Yusuf.


"Lintasan KA tersebut memang tak berpalang pintu. Mungkin sopirnya tidak tahu kalau akan ada KA melintas," tutur Aris kepada Jawa Pos Radar Semarang.


Begitu KA Kaligung sudah dekat, Avanza nahas itu sebenarnya sudah melintasi rel KA kedua. Namun, apes, moncong loko sempat menabrak bagian belakang mobil tersebut hingga terpental.


Mobil itu sempat terseret beberapa meter sebelum akhirnya terpental ke luar rel. Akibatnya, seluruh penumpang mobil terpelanting ke luar. Lima penumpang tewas seketika di lokasi kejadian. Rata-rata mereka mengalami luka di bagian kepala dan tulang belakang.


"Saat mobil ini akan melintas, sebenarnya sudah ada pengemudi mobil lain yang mengingatkannya agar jangan melaju dengan cara membunyikan klakson. Tapi, sepertinya si sopir tidak paham dan langsung melintas tanpa melihat kanan-kiri lebih dulu," jelasnya.


Kasatlantas Polres Kendal AKP Edy Sutrisno menyatakan, setelah kejadian tersebut, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian. Termasuk sejumlah petugas perbaikan rel KA di sana.


Di lokasi kecelakaan, pihaknya menemukan identitas korban Lina yang masih mencantumkan tempat tinggal lama. Yakni, Jalan Salak Barat 8, Nomor 14, RT 11, RW 5, Kelurahan Grogol, Petamburan, Jakarta Barat. Hingga kemarin, penyebab pasti kecelakaan itu masih diselidiki.


Kecelakaan yang menimpa keluarga Thamrin membawa kesedihan mendalam bagi Suwandi, 58, ayahanda Lina Retnowati. Dia mengatakan, cucunya, Nabila Jaquin, atau anak pertama Lina dan Thamrin, sebelumya sempat mengabari melalui telepon bahwa dia hendak pulang ke Gemuh.


"Dia bilang mau ke Kendal, ke rumah kakek. Terus saya jawab, ya hati-hati di jalan. Jangan lupa berdoa," tuturnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore