
Ilustrasi banjir.
JawaPos.com - Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah kembali dilanda banjir. Hal ini terjadi akibat meluapnya Sungai Barito.
Akibat banjir dengan ketinggian bervariasi tersebut, sebanyak ribuan rumah dan fasilitas umum di lima kecamatan seperti Lahei Barat, Lahei, Teweh Baru, Teweh Tengah dan Montallat, masih terendam air.
Di dalam Kota Muara Teweh, air menerjang Jalan Imam Bonjol, Merak, Jalan Dahlia, Jalan Panglima Batur Kawasan WFC dan sekitarnya.
“Hasil monitoring yang dilakukan ketinggian air terus mengalami kenaikan,” tutur Kapolsek Lahei, AKP Fry Mayedi SE didampingi Camat Lahei, Rayadi, Minggu (20/8) seperti dilansir Kalteng Pos (Jawa Pos Group).
Sementara Camat Teweh Baru, Ajirni mengatakan, di wilayahnya sebanyak 230 rumah, tiga tempat ibadah, dua sekolah dan satu Posyandu juga terkena banjir. Untuk Desa Malawaken rumah yang terendam banjir, dari laporan Kades Malawaken, Fahrudin, sebanyak 68 rumah warga terendam.
Dilain pihak Camat Lahei, Rayadi menambahkan, hasil koordinasi unsur Tripika apabila dalam tiga hari ke depan ketinggian air mengalami kenaikan, maka akan segera dibentuk Posko Bencana Banjir. Baik di Kecamatan Lahei maupun Kecamatan Lahei Barat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
