
Ilustrasi
JawaPos.com - Lapas Kelas II B Singkawang memperketat pengamanan narapidana (Napi) teroris Nur Muhammet Abdullah alias Fariz Abdullah alias Ali diperketat. Pengunjung tidak bisa sembarangan menjenguk Napi asal Turkistan tersebut.
“Napi teroris tersebut terus ditempatkan pada prioritas pengamanan khusus dan yang bersangkutan bukan orang Indonesia, sehingga kita tidak tahu siapa dia,” kata Kepala Lapas Kelas II B Singkawang Sambiyono, sebagaimana dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Minggu (20/8).
Dijelaskannya, Lapas Singkawang bekerja sama dengan pihak Imigrasi terkait keberadaan Napi teroris tersebut.
“Kami tetap waspada, kamarnya juga steril dan tidak ada alat komunikasi,” ujarnya.
Bahkan, kata dia, Densus 88 Mabes Polri tetap melakukan identifikasi kepada setiap pengunjung yang menjenguk napi teroris itu.
“Memang sebelumnya ada pengunjung umum dari Muaro Bunggo Jambi, dan tetap dilakukan identifikasi dia naik apa, identitasnya seperti KTP, nomor HP, naik apa dia ke sini dan lainnya,” ungkap Sambiyono.
Sebelumnya diberitakan, Ali merupakan teroris kasus bom Bekasi pada 2015 silam. Pria 31 tahun ini divonis bersalah Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 28 Desember 2015 dan dikenakan hukuman penjara enam tahun. Dia akhirnya dipindahkan ke Lapas Singkawang Kelas II B Singkawang, Jumat (28/7) sekitar pukul 11.45.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
