
Koleksi Tas Tenun Maumere Warnatasku
JawaPos.com – Masyarakat sebaiknya jangan terlalu bangga ketika menggunakan kain tenun cetakan mesin atau tenun printing. Sebab hal itu sama saja kurang menghargai karya para perajin yang sudah susah payah menenun selama berbulan-bulan. Munculnya berbagai tenun printing disebabkan harga kain tenun yang mahal.
“Tentu perajin gelisah banget ya banyaknya tenun printing. Kami agak prihatin sebab tenun printing itu alat cetaknya dari Tiongkok,” kata desainer tas dan pemilik label Warnatasku, Ervina Ahmad, Minggu (20/8).
Memang harga tenun printing per meter sangat murah hanya belasan atau puluhan ribu, jauh jika dibandingkan dengan tenun buatan tangan para perajin yang bisa dibanderol ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Ervina memahami tenun printing menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin memakai kain tradisional dengan harga murah.
“Ya memang itu solusi pemerintah untuk produksi massal. Selama itu diperbolehkan pemerintah silahkan saja. Tetapi sebetulnya sebagai masyarakat Indonesia wajib pertahankan. Harus punya rasa peduli terhadap perajin,” katanya.
Hal itu terkait erat dengan rasa kepedulian dan idealisme masyarakat terhadap kain-kain tradisional. Sebab para perajin tenun membuat setiap kain tidak dengan mudah, akan tetapi membutuhkan waktu berbulan-bulan.
“Warna alam tentu akan lebih mahal karena sulit diperolehnya, beda dengan warna sintetis, apalagi tenun printing. Para perajin itu menenun enggak pakai pola lho, mereka langsung saja menenun tergantung mood mereka. Setiap hari mereka pasti menenun,” jelasnya.
Setiap tenun memiliki motif dan corak yang berbeda di setiap wilayah nusantara. Ervina menilai tenun akan selalu naik daun di pasar fesyen lokal maupun internasional karena warna, motif, dan coraknya yang indah.
“Banyak tips padu padan tenun misalnya dengan aksesori seperti tas, lebih baik pilih tas yang warnanya tak dominan dengan baju. Lalu hijabnya jika pakai hijab, sebaiknya pilih yang polos,” jelasnya. (ika)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
