Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Agustus 2017 | 23.30 WIB

Pabrik Terbakar Hebat, Kerugian Ditaksir Rp 25 Miliar

Pabrik Terbakar Hebat, Kerugian Ditaksir Rp 25 Miliar - Image

Pabrik Terbakar Hebat, Kerugian Ditaksir Rp 25 Miliar

JawaPos.com - Kebakaran terjadi di area pabrik PT Agapin Prima Woods kawasan industri Cilacap. Tidak tanggung-tanggung akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 25 miliar.


Dari pantauan Radar Banyumas (Jawa Pos Group) petugas pemadam kesulitan untuk cepat memadamkan api karena sebagian atap pabrik pun ikut ambruk dan menghalangi pandangan, Jumat (18/8).


Kepala UPT Pemadam Kebakaran Cilacap, Supriyadi mengatakan, pihaknya menerima laporan terjadinya kebakaran di PT Agapin kurang lebih pukul setengah 5 pagi. Pihaknya menurunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Cilacap dan 1 unit mobil pemadam kebakaran dari Kroya.


Dia menjelaskan, kejadian pertama kali Kamis (17/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Namun kebakaran ini dapat diantisiapsi oleh pihak pabrik. Namun kebakaran kembali terjadi kebakaran pada pukul 03.00 WIB yang agak terlambat diatasi sehingga api terus membesar dan menjalar ke beberapa bagian pabrik. Penyebab kebakaran diduga berasal dari percikan api alat boiler.


"Dengan cepat, Satpol PP, TNI dan Kepolisian turun untuk mengamankan lokasi pabrik agar tidak sampai terjadi penjarahan," terang dia.


Dirinya menilai ambruknya atap pabrik PT Agapin salah satunya bisa disebabkan oleh umur bangunan yang sudah tua. Selain itu informasi yang masuk kepadanya, pabrik Agapin hanya dilengkapi 6 Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan pompa hydrant yang dimiliki ternyata dalam kondisi rusak.


"APAR itu paling lama bertahan untuk memadamkan api beberapa menit saja. Padahal sesuai Perbup Nomor 09/1994 Tentang Penanggulangan Bahaya Kebakaran di wilayah Kabupaten Cilacap yang tahun ini sedangdirevisi disebutkan bahwa bangunan dengan penghuni 200 orang atau lebih dengan luas lantai 500 M2 wajib memiliki hydrant,"


Manager produksi pabrik, Tito Rusmanto ketika ditemui Radarmas menaksir kerugian akibat kebakaran ini berkisar antara Rp 20 miliar sampai Rp 25 miliar dengan luasan pabrik yang terbakar seluas kurang lebih 40 meter kali 40 meter.


"Karyawan tentu ada yang diliburkan. Tidak hanya atap pabrik ambruk dan sebagian bahan baku saja yang terbakar. 6 mesin serut, 3 conveyor dan 3 multitrip turut menjadi korban si jago merah," tutupnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore