Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Agustus 2017 | 03.54 WIB

Soal Generasi Milenial, DPR Kritik Pemerintah

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Fenomena generasi milenial, yang enggan memiliki rumah tinggal dan lebih memilih apartemen serta hidup berpindah-pindah
di tengah kota, memantik perhatian DPR. Pasalnya, situasi itu akan berdampak bagi generasi penerus ke depannya.


Anggota Komisi V DPR, Moh Nizar Zahro mengatakan, selama ini pemerintah kurang berpihak kepada perumahan rakyat. Sementara perizinan
terhadap perumahan mewah, apartemen dan pusat-pusat perbelanjaan begitu mudah dikeluarkan.


"Sehingga inilah yang mengerek harga tanah di kota-kota besar cepat merambat naik," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (14/8).


Dia menjelaskan, konsekuensi dari kebijakan itu tentu rakyat yang tidak memiliki daya beli akan tersingkir, dan harus pindah ke
daerah-daerah penyangga DKI Jakarta.


Di sisi lain, generasi milenial menyikapinya dengan melakukan adaptasi terhadap keadaan yang ada. Yaitu tetap tinggal di perkotaan meskipun harus nomaden sebagai penyewa apartemen atau kontrakan.


Pertimbangannya, lanjut Nizar, jika tinggal di pinggir-pinggir perkotaan maka akan membutuhkan waktu yang banyak untuk menempuh ke pusat kota.


"Tentu kondisi itu tidak efektif dan buang-buang waktu secara percuma. Sehingga tinggal di apartemen dipandang lebih efisien," tambah dia.


Nizar berpendapat, kondisi perkotaan sudah semakin padat dengan gedung-gedung bertingkat, baik berupa perkantoran, apartemen, dan
pusat perbelanjaan.


Imbasnya, selain menyebabkan harga tanah yang semakin mahal juga menyebabkan kondisi perkotaan makin semrawut dan kemacetan yang parah.


"Keadaan ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut, harus ada solusi untuk mengeremnya," tegas politikus Partai Gerindra itu.


Solusi yang bisa dilakukan menurutnya, dengan memberlakukan moratorium terhadap pemberian izin baru pembangunan gedung bertingkat.


Pemerintah bisa memanfaatkan waktu moratorium untuk menyusun rencana tata kota dan tata ruang yg layak huni dan pro terhadap rakyat
kecil.


"Termasuk pemerintah juga harus menyiapkan skema bantuan kredit terhadap rakyat kecil dan generasi milenial agar mampu memiliki rumah
di pusat perkotaan," pungkas Nizar.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore