
Mobil korban naik pembatas jalan.
JawaPos.com - Mendung duka menggelayut di atas rumah AKBP (purn) Sartono, di Jalan Jemur Andayani XA/7B, Senin pagi (14/8). Pelayat tampak bergantian menyampaikan rasa bela sungkawa atas kepergian Sartono. Pensiunan polisi berpangkat dua melati di pundak itu pergi selama-lamanya, diduga karena serangan jantung.
Serangan jantung tersebut dialami Sartono, ketika mengendarai mobil Kijang Kapsul bernopol L 1211 RM, Minggu malam (13/8), sekitar pukul 22.15. Mobil berwarna biru donker itu mendadak oleng ke kanan lantas naik pembatas jalan.
"Saya dengar ada suara keras seperti tabrakan, mobil sudah di tengah pembatas jalan. Saat didatangi, pengemudinya sudah tidak sadarkan diri, lalu saya sama beberapa warga membawanya ke pos," ujar Hari Setyiawan, sekuriti salah satu bank yang berada di dekat kecelakaan itu.
Tak lama berselang, petugas Linmas dan polisi mendatangi lokasi. Sartono kemudian dibawa ke RS Bhayangkara. Namun, takdir tidak bisa ditolak. Pria yang terakhir kali berdinas di RoOps Polda Jatim itu menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.
Sartono dikebumikan Senin pagi. Suasana duka, masih begitu terasa. Istri Sartono terlihat begitu terpukul. Pandangannya kosong, sering melamun.
Adik kandung Sartono, Wiwik, menceritakan bahwa kakaknya itu memang punya riwayat penyakit jantung. "Iya, memang punya riwayat (penyakit jantung). Mungkin setelah berpergian dua hari ke luar kota, dia kelelahan, sehingga fisiknya drop," cerita Wiwik kepada JawaPos.com.
Sartono, dua hari pergi ke Blitar. Bersama dengan pengurus sebuah masjid di Peneleh untuk mencari hewan kurban. "Kakak saya itu takmir masjid di sana. Ke Blitar itu sebenarnya disopiri sama pengurus," lanjutnya.
Setelah sampai mencari hewan kurban, Sartono mengemudikan mobilnya sendiri dari Peneleh ke rumahnya. Namun, sekitar lima menit sebelum sampai rumah, kecelakaan itu terjadi.
AKBP (purn) Sartono pernah menjabat sebagai Kapolsek Semampir tahun 2011. Sejumlah rekan seprofesinya saat bertugas terlihat datang menyampaikan duka cita. "Beliau sosok bersahaja. Sebagai pimpinan beliau tidak pernah menganggap kami sebagai anak buah, tapi seperti teman. Beliau memang aktif di masjid," tutur Paur Sarpras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Darkono.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
