
Ilustrasi
JawaPos.com - Persoalan kelangkaan garam semakin mengkhawatirkan. Setelah sulit didapatkan, harganya makin melambung tinggi, kini ditemukan pula garam bercampur garam.
Hal ini sangat dikhawatirkan warga Kota Padang. Meskipun belum ada temuan serupa seperti di Mojokerto, Jawa Timur, namun warga tetap saja khawatir. ”Benar, harga garam masih mahal. Biasanya yang kecil dijual 2 ribu sekarang Rp 3.500,” ucap Peni, 45 salah seorang pedagang seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group).
Diakui pedagang di Pasar Raya Padang itu, semenjak harga garam naik beberapa bulan terakhir, tingkat konsumsi garam masyarakat masih stabil.
”Garam itu kebutuhan. Mau tidak mau harus dibeli walau harganya tinggi. Kalau kami sebagai pedagang tentu sesuai harga pasaran. Kalau belinya mahal tentu dijual dengan harga mahal pula,” ucapnya.
Meskipun demikian, sebagai pedagang sembako, Peni belum mendapatkan kabar adanya garam yang dioplos dengan serpihan kaca. Namun, sebagai pedagang, dia mengaku cemas.
”Belum dapat kabar, kalau ada garam dicampur kaca. Kalau benar tentu berbahaya. Efeknya bukan kami saja sebagai pedagang, tapi juga masyarakat yang menggunakannya,” ucapnya.
Peni mengklaim mengambil garam dari agen yang datang langsung mengantarkan garam ke kedainya. Sebagai pedagang dan masyarakat secara umumnya, Peni berharap kepada pemerintah terus melakukan pengawasan dan pemantauan terkait garam yang beredar.
”Kami sebagai pedagang tidak selalu tahu garam yang beredar, tentu pemerintah yang mengawasinya. Semoga saja di Padang tidak ada beredar garam seperti itu,” harap Peni.
Rahman, 42, pedagang lainnya di Pasar Raya Padang, juga mengaku hingga saat ini dia tidak tahu mana garam yang bercampur atau tidak. ”Tentu garam bercampur itu tahunya ketika dilarutkan, kami pedagang tidak tahu persis,” cetusnya.
Dia berharap semoga saja tidak ada garam yang bercampur itu beredar dan harga garam kembali normal. ”Jangan sampai beredar karena ini sangat membahayakan,” katanya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
