Kamis, 17 Aug 2017
JPG Today

Pilkada Makin Dekat, Zulkifli Hasan: Jangan NPWP, Nomor Piro Wani Piro

Minggu, 13 Aug 2017 22:02 | editor : Mochamad Nur

Ketyua Umum PAN Zulkifli Hasan

Ketyua Umum PAN Zulkifli Hasan (Dok.Lombok Post/JPG)

JawaPos.com - Ketua Umum PAN H Zulkifli Hasan menegaskan masyarakat tak boleh mata duitan ketika musim politik. Jika masyarakat memilih karena uang, dikawatirkan kualitas demokrasi Indonesia akan terjun bebas.

"Memilih karena uang itu merusak," kata Zulkifli Hasan seperti dikutip Lombok Post (Jawa Pos Group), Minggu (13/8).

Jika semua berdasarkan uang, tak akan ada lagi nilai integritas. Saling hujat, saling menjatuhkan demi kekuasaan akan terjadi.
"Yang menang ambil semua, yang kalah disingkirkan," katanya.

Menurutnya, pemilihan umum (Pemilu) diselenggarakan untuk membangun bersama. Pemilu adalah ajang adu gagasan. Bukanlah ajang pertarungan seperti rakyat Indonesia melawan Belanda kala memperjuangkan kemerdekaan.

"Ingat nilai senasib sepenanggungan itu, nilai gotong royong itu, bersama-sama membangun," kata Ketua MPR RI ini.

"Jangan sampai NPWP, nomor piro wani piro," ujarnya.

Selain berpesan pada masyarakat, kepada partainya ia juga menegaskan perintah tersebut. Menyikapi empat pilkada serentak di NTB, mencakup pemilihan di Lombok Barat, Lombok Timur, Kota Bima, dan pemilihan gubernur NTB, Zulkifli mengatakan yang terbaiklah yang harus diusung PAN.  "Yang sungguh-sungguh ingin memajukan NTB," katanya.

Siapa sosok itu? Zulkifli meyakini masyarakat mengetahuinya. PAN belum menetapkan pilihan. Kendati sejumlah lobi politik terus dijalankan, kepastian hingga saat ini belum ada. 

"Belum-belum," katanya membantah sejumlah rumor yang beredar.

Yang jelas penekanannya pada upaya sistematis menghentikan politik transaksional. Yang hanya menitikberatkan pada jual beli suara dengan uang.  "Nanti ujungnya korupsi merajalela, rakyat juga yang sengsara," ucapnya.

"Pilih yang sungguh-sungguh berjuang untuk rakyat," sambungnya.

(nas/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia