
Ilustrasi
JawaPos.com - Bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi tiga masalah fundamental. Masalah itu yakni fundamentalisme agama, fundamentalisme pasar dan tantangan global yang penuh ketidakpastian. Ketiga masalah itu merupakan hasil identifikasi dari Rumah Gerakan 98. Hal itu menyongsong HUT RI ke 72.
Sekjen Rumah Gerakan 98 Sayid Junaidi menyebut, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mengajak semua elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut.
"Kita harus berpegang teguh pada pancasila, UUD 1945, bhinneka tunggal ika dengan cara mengkampanyekan semangat 'merawat kebangsaan'," kata Sayid dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Minggu (13/8).
Sebelumnya Rumah Gerakan 98 memberikan penghargaan kepada tujuh tokoh bangsa. Penghargaan itu berlangsung di Gedung Komisi Yudisial (KY), Jakarta Pusat, Sabtu (12/8).
Penghargaan dari Rumah Gerakan 98 kepada sejumlah tokoh itu karena mereka dianggap yang telah melakukan tindakan berani demi tegaknya NKRI dan mampu menjawab tiga tantangan kebangsaan.
Adapun ketujuh tokoh tersebut adalah Ketua MUI Ma'ruf Amin yang dianggap mampu merangkul semua golongan dan menciptakan kerukunan umat beragama. Selain itu, Kapolri Tito Karnavian. Dia dianggap mampu menjaga keamanan tanpa pandang bulu.
Ketua KPK Agus Raharjo, karena mampu membongkar kasus korupsi tanpa memandang jabatan petinggi negara. Kiprah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjianti tidak kalah penting. Dia memiliki peran besar melawan pencuri hasil alam Indoensia.
Selain itu ada Menteri ESDM Ignasius Jonan, sosok yang dianggap mampu mengubah mental birokrasi menjadi tenaga yang profesional dan transparan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga diganjar penghargan itu karena dianggap mampu mereformasi PSSI dan keberaniannya mengungkap pejabat yang terndikasi ormas radikal.
Dua tokoh terakhir adalah Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi.
Keduanya dianggap mampu mereformasi sistem pendidikan untuk kembali memaknai pancasila dalam kehidupan sehari-harinya.
"Hubbul Wathin atau cinta tanah air sebagian dari iman. Karena itu negara kita akan menjadi negara besar dan terhormat di mata dunia," tandas Sayid.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
