Kamis, 17 Aug 2017
JPG Today

Hendak Tembak Kapolsek, Begal Sadis Keok Dipelor

Minggu, 13 Aug 2017 07:33 | editor : Mochamad Nur

Ilustrasi

Ilustrasi (Pixabay.com)

JawaPos.com - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di Dusun Bangun Rejo pada Juli lalu mulai terkuak. Tim gabungan dari Satreskrim PolresPagaralam, Polsek Pagaralam Utara dan Jantanras Polda Sumsel membekuk Tuper Aras alias Ipung (19), kemarin (11/8).

Diduga kuat, tersangka merupakan satu dari dua pelaku yang mencuri sepeda motor Beat putih BG 2580 WK milik Paino, warga Rejo Sari pada 24 Juli lalu. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melawan saat penangkapan.

Warga Kelurahan Selibar ini ternyata lihai merakit senjata api (senpi) ilegal. Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIk MH mengatakan, penangkapan tersangka di Dusun Tanjung Aro sekitar pukul 10.00 WIB.

Ilustrasi

Ilustrasi (Dok.JawaPos.com)

“Berdasarkan keterangan saksi, ciri-ciri pelaku mengarah kepada tersangka ini,” ujar Dwi seperti dikutip Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Minggu (13/8).

Setelah cukup lama melakukan pengintaian, aparat langsung menyergap tersangka. “Waktu ditangkap, tersangka malah hendak
menembak Kapolsek Pagaralam Utara AKP Herry Widodo,” ucap Dwi.

Karena itu, petugas memutuskan untuk melumpuhkan dua kaki tersangka. Pelaku terkenal sadis dalam melakukan aksi kejahatan kepada para korbannya. “Keselamatan Kapolsek dan petugas saat itu terancam,” tambahnya.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat beraksi. Di antaranya, tiga handphone (Hp), sepasang sepatu, jaket, dua tas sandang serta dompet yang berisi uang Rp2,4 juta.

Dari rumah tersangka, petugas menemukan peralatan buat senpi seperti gerinda, senjata tajam, gunting besi, tiga kikir. Juga sepucuk senpi dan amunisi.

Namun, belum dipastikan apakah senpi produksi tersangka dijual kepada orang lain atau untuk keperluan sendiri.


“Nanti kita dalami lagi,”kata Dwi. Tersangka sendiri sudah lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). “Dia licin seperti belut. Kini kami buru seorang pelaku lagi,” tandasnya.

(nas/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia