Kamis, 17 Aug 2017
Hukum & Kriminal

Sakit di Kaki Tak Kunjung Sembuh, Abu Bakar Dirujuk ke Rumah Sakit

Minggu, 13 Aug 2017 07:00 | editor : Muhammad Syadri

Abubakar Baasyir saat diperikssa dokter di rumah sakit

Abubakar Baasyir saat diperikssa dokter di rumah sakit (Istimewa)

JawaPos.com - Terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir dirujuk ke rumah sakit dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Akibat sakit di kakinya, kini Abu Bakar dirawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita (RS-JHK).

Ketua tim dokter MER-C Joserizal Jurnalis mengatakan, ada sakit kronik di kedua vena (aliran balik) pada kaki Abu Bakar. "Sehingga menyebabkan bengkak. Saat ini sudah dirujuk ke RS-JHK sejak Kamis (10/8) kemarin," ucapnya, Sabtu (12/8).

Dia menambahkan, rujukan itu dilakukan karena peralatan medis di lapas Gunung Sindur, tidak memadai untuk mengobservasi penyakit Pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu. Pihaknya menduga ada beberapa gejala yang menyebabkan pembengkakan di kaki ABB.

Akibatnya, diperlukan observasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatannya. Termasuk pemeriksaan jantung, abdomen hingga otak dengan CT Scan.

"Kecurigaan kami, penyebab bengkaknya kaki, bisa dari jantung, ginjal, aliran balik, pembuluh darah. Makanya semua kita eksplor," tambah dia.

Dia menuturkan, ada dua vena di area kaki yang bengkak. Vena luar dan dalam. Hasil pemeriksaan, vena dalam tidak kuat memompa darah ke jantung. Sehingga, menyebabkan pembengkakan. "Tapi, tidak ditemukan sumbatan. Flow arteri, pembuluh darah utama bagus," tambahnya.

Sementara untuk diagnosa penyakit ABB, Rizal mengaku sudah meminta izin dari pihak keluarga yang bersangkutan. Bahkan, dalam konpers tersebut Rizal didampingi sejumlah pihak terkait. ikut antara lain, anak ABB, Abdul Rohim, kuasa hukum Achmad Michdan serta salah satu Presidium MER-C, Arief Rahman.

Untuk diketahui, ABB divonis penjara selama 15 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2011 lalu. Majelis hakim menilai Amir Jamaah Anshorud Tauhid atau JAT itu, terbukti terlibat pelatihan militer kelompok teroris di Aceh. Menurut hakim, Ba'asyir terbukti melakukan pidana dalam dakwaan subsider dengan Pasal 14 Jo Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Terorisme.

(elf/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia