Kamis, 17 Aug 2017
Pendidikan

Temuan Inovatif, Peringatan Dini Bencana Banjir Berbasis Internet

Sabtu, 12 Aug 2017 12:00 | editor : Muhammad Syadri

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan hasil karyanya

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan hasil karyanya (Istimewa/dok mahasiswa PENS)

JawaPos.com - Satu lagi inovasi terbaru karya anak muda yang bisa bermanfaat bagi pengabdian masyarakat. Kali ini, sebuah alat karya empat mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya sangat bermanfaat guna meminimalisir terjadinya korban bencana.

Mereka mengembangkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk peringatan dini bencana banjir. Tentu alat itu bisa menjadi rekomendasi bagi instansi terkait.

Ketua Tim Mahasiswa, Teguh Prasetyo menjelaskan teknologi piranti cerdas itu digagas bersama ketiga temannya, yakni Mohamad Nur Hidayat, Mochamad Romadhoni dan Alfira Rizky Ayuputri. Namanya, Alarm and Flood Information System (ANFIS).

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan hasil karyanya

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dengan hasil karyanya (Istimewa/dok mahasiswa PENS)

ANFIS dilengkapi dengan sensor ketinggian air dan laju kecepatan air (water flow meter). Selama ini banyak masyarakat yang tak sempat menyelamatkan harta benda mereka saat banjir datang. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya informasi yang sampai ke masyarakat mengenai potensi bencana banjir yang dapat terjadi.

"Mengingat daerah rawan bencana banjir adalah daerah di sekitar sungai besar," ujar Teguh dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/8).

Cara kerja ANFIS adalah sensor ketinggian air dan laju kecepatan air mengirim data ke server untuk diolah dan dianalisa lebih lanjut. Data-data setiap sungai disimpan dalam database server. Informasi status sungai disampaikan dengan beberapa media yakni berupa rekam status sungai di website internet, SMS gateway dan panggilan darurat.

Sementara peran ANFIS di jalan raya dengan menggunakan media lampu indikator, pengeras suara dan running text. Tujuannya untuk memberikan informasi status sungai yang rawan bencana banjir kepada masyarakat luas dari berbagai kalangan. Sehingga ANFIS dapat membantu mengurangi tingkat kerugian harta benda masyarakat yang masih bisa diamankan.

"Harapannya ANFIS dapat menjadi salah satu kontribusi dan sumbangsih di bidang smart devices dan IoT dalam hal tanggap bencana yang memiliki pengaruh besar dan potensi besar kepada masyarakat," jelas Teguh.

(ika/JPC)

Sponsored Content

loading...
 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia