
Ilustrasi
JawaPos.com - Impor garam yang dilakukan pemerintah sebesar 75 ribu ton sejak hari ini, Kamis (10/8) mulai masuk ke Indonesia. Tahap pertama, garam impor masuk lewat Pelabuhan Ciwandan, Provinsi Banten.
Selanjutnya, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya akan menerima masuknya garam asal Australia disusul Pelabuhan Belawan, Medan. Masing-masing dari setiap pelabuhan akan menampung 25 ribu ton garam.
"Yang di pelabuhan Ciwandan sudah masuk, besok di Tanjung Perak. Sudah mulai terdistribusi. Mereka sudah harus masuk tgl 10 Agustus ini," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan di Jakarta, Kamis (10/8).
Hanya saja, masuknya garam impor tersebut mengkhawatirkan pihaknya. Sebab, di Madura yang kawasannya cukup dekat dengan Surabaya, sudah mengalami perbaikan produksi garam.
Disisi lain, garam impor tersebut sebagian sudah terdistribusi di pasar. Khusus di kawasan Surabaya, karena garamnya baru akan masuk besok, dia berharap tidak akan memberi pengaruh terhadap petani garam.
Keberadaan garam dari Australia di pasaran saat produksi garam tengah membaik akan membuat harga garam di petani menjadi anjlok. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan polemik lagi.
"Saya agak khawatir sekarang karena produksi sudah mulai meningkat di Madura, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah melaporkan. Tapi saya tidak tahu angkanya berapa. Makanya ini yang di Tanjung Perak agak (rawan) nih, mudah-mudahan enggak (ada masalah)," pungkasnya.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
