
Aktor Tora Sudiro menjalani assessment selama 3 jam di kantor BNN
JawaPos.com - Aparat Polsek Mampang Jakarta Selatan meringkus Mohammad Renaldy (23), penjual obat terlarang jenis pil Dumolid. Dia diringkus karena menjual obat itu tanpa menggunakan resep dokter.
Renaldy mengaku selama ini dalam aksinya berjualan secara acak. Bahkan kebanyakan pembelinya dari kalangan Anak Baru Gede (ABG) dan tukang parkir. "Biasanya tukang parkir, ada ABG juga yang beli," aku Renaldy di Polsek Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (9/8).
Karena menjual secara acak, sehingga pelaku tidak memajang obat di etalase toko kosmetik miliknya. Sejumlah produk kosmetik yang dijualnya, hanya dipakai sebagai kedok untuk menutupi penjualan obat terlarang tersebut.
"Saya itu jualnya dari mulut ke mulut. Kalau ada yang tanya dan mau beli, ya saya jual. Tidak ada perbedaan siapa yang harus beli," ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsektro Mampang Iptu Fajrup Choir menyebut bahwa pelaku baru menjual obat terlarang sejak beberapa bulan terakhir. Pelaku mengaku memperoleh keuntungan berlipat dari hasil penjualan obat tak berizin tersebut.
"Pelaku jual dua kali lipat dari harga aslinya. Dumolid yang paling mahal, dia dijual Rp 40 ribu per butir, sedang lainnya, seperti Tramadol dijual Rp10 ribu per lima butir. Dia beli dari sales dengan harga separuhnya," papar Fajrul.
Pelaku juga tahu bila obat tersebut dilarang untuk dijual bebas. Namun, dirinya tetap memesan obat tersebut dari kenalannya di kawasan Tangerang.
"Dia (tersangka) tahu dan sadar obat itu harusnya ada resep dokter. Tapi, dia tetap pesan dari kenalan di kawasan Tangerang. Di sana (Tangerang) dia juga ada toko sejenis. Jadi, semacam ekspansi toko di kawasan Depok," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
