
Ilustrasi
JawaPos.com- Lintasan tanpa palang pintu di Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, memakan korban. Tiga nyawa pun melayang setelah tersambar kereta di perlintasan tersebut. Salah satunya adalah balita.
Tabrakan itu melibatkan sepeda motor Honda Revo bernopol P 6860 NS yang dikendarai Siti Musdalifah, 35, warga Sarimulyo, Jember, ditabrak KA Sri Tanjung Lok CC 201.9211 dengan masinis Achmad Fatihin jurusan Jember–Surabaya. Akibatnya, tiga nyawa melayang. Yakni, Siti Musdalifah, 35, Arsi, 60, dan Rusdiana, 3,5 tahun.
Siti dan Arsi tewas di TKP. Sedangkan Rusdiana meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Tanggul, Jember.
Menurut sumber Jawa Pos Radar Jember di lokasi, korban Siti mengendarai motor dengan memboncengkan Arsi yang sedang menggendong Rusdiana, anak Siti Musdalifa. Sebelum sampai di lintasan KA tanpa palang pintu, korban sebenarnya diingatkan orang lain untuk berhenti. Sebab, saat pagi, ada kereta api yang lewat dari arah timur.
Beberapa pengendara lain yang berhenti menunggu kereta lewat, tapi Siti nekat menerobos. ”Orang lain berusaha berteriak mengingatkan agar berhenti,” ujar Parto, 55, salah satu saksi mata.
Karena jaraknya sudah dekat, tiga korban pun ditabrak kereta. Korban bersama motor yang dikendarainya sempat terseret sekitar 20 meter. Mereka terlempar di tegalan dan mengalami luka yang cukup mengenaskan.
Parto, yang rumahnya tidak jauh dari tempat kejadian, mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan. Tapi, nyawa ketiganya tak tertolong.
Sementara itu, Hasan, 50, saksi mata lainnya, menerangkan bahwa di lintasan KA tanpa palang pintu tersebut sering terjadi kecelakaan. Pada 15 Juni lalu, mobil Daihatsu Hijet 55 bernopol N 479 FV yang dikemudikan Rukidi, 70, warga Dusun Krajan Barat, RT 006, RW 003, Desa/Kecamatan Rowokangkung, Lumajang, tertabrak KA Ranggajati.
”Karena sering terjadi kecelakaan, warga sekitar akan memasang palang pintu saat kereta lewat dengan menggunakan bambu,” ujar Hasan.
Kapolsek Sumberbaru AKP Edy Sudarto membenarkan adanya kecelakaan KA Sri Tanjung dengan pengendara sepeda motor. ”Diduga, korban kurang konsentrasi saat mengendarai motor,” ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
