Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Agustus 2017 | 19.02 WIB

Tekan Ketimpangan dan Angka Kemiskinan, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar Indonesia Development Forum (IDF)  untuk membahas persoalan ketimpangan dan kemiskinan di Jakarta, Rabu (9/8) - Image

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar Indonesia Development Forum (IDF) untuk membahas persoalan ketimpangan dan kemiskinan di Jakarta, Rabu (9/8)

JawaPos.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menggelar Indonesia Development Forum (IDF) untuk pertama kalinya. Program ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Australia dalam mendiskusikan tantangan pembangunan.


Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, Indonesia saat ini sedang bergerak menjadi negara maju. Selama beberapa tahun terakhir, sejumlah kebijakan yang telah dikeluarkan membuat pertumbuhan ekonomi membaik dan berhasil mengentaskan jutaan penduduk dari kemiskinan.


Sayangnya, pertumbuhan tersebut tidak membawa perubahan signifikan dalam penurunan angka kemiskinan.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Maret 2017 jumlah penduduk miskin di lndonesia mencapai 27,77 juta orang atau 10,64 persen dari jumlah total penduduk. Angka tersebut bertambah 6,90 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2016 yang sebesar 27,76 juta orang (10,70 persen).


"Dalam menghadapi masalah ketimpangan yang semakin mendesak saat ini, pendekatan one size fits all tidak lagi relevan untuk diterapkan. Kita harus menyesuaikan pendekatan dan pelaksanaan program agar sesuai dengan kearifan lokal dan melibatkan komunitas setempat dalam mencari dan mengembangkan solusi," kata Bambang di Gama Tower, Jakarta, Rabu (9/8).


"IDF akan membantu kita untuk menciptakan visi Indonesia dan memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks," sambungnya.


Diharapkan, melalui forum ini pemerintah dapat mencari terobosan dalam mengurangi angka kemiskinan. Sebab, pada 2019 mendatang, angka kemiskinan diharapkan turun menjadi 7-8 persen dari total jumlah penduduk.


"Demikian pula angka ketimpangan diupayakan menurun dari 0,408 persen di 2015 menjadi 0,36 persen di akhir Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).


"Bappenas sebagai institusi yang memiliki peran dalam pembangunan nasional terus berupaya agar sasaran pembangunan sesuai target yang ditetapkan presiden," tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore