
Ilustrasi
JawaPos.com - Selang beberapa hari pasca pendeportasian terhadap empat pekerja asing asal Tiongkok untuk proyek jalan tol Kayuagung, kemarin (8/8), sekitar pukul 08.10 WIB kantor Imigrasi Klas I Palembang kembali melakukan deportasi terhadap empat warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang bekerja di pembangunan Light Rail Transit (LRT) Zona I, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Keempat WNA yang dideportasi atas nama Li Xuan, Zhao Jiaming, Hu Jianyung dan Luo Jiaming, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim), terbukti melanggar pasal 122 huruf a Jo pasal 75 UU NO 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dicekal dan tidak diperkenankan masuk kembali ke Indonesia selama 6 bulan ke depan.
“Keempatnya terbukti melanggar izin keimigrasian. Dalam izin yang diberikan berupa visa kunjungan, tapi oleh WNA tadi digunakan untuk bekerja. Apalagi dari hasil pemeriksaan, mereka semua belum mengurus visa kerja ataupun izin tinggal terbatas (Kitas),” kata Kepala Kantor Imigrasi Klas I Palembang, Budiono melalui Kasi Wasdakim, Jompang seperti dikutip Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (9/8).
Untuk deportasi sendiri, diakuinya, dikawal oleh empat petugas yakni, Widyo Sandi (Kasubsi Pengawasan), Rajani Pakpahan (Staf Wasdakim), Nur S Dian (Staff Wasdakim) dan Liksetio (TNI) dengan menggunakan pesawat Batik Air tujuan Palembang-Jakarta. Sementara dari Jakarta-Guangzhou baiyun menggunakan pesawat China Southern Airline pukul 13.05 Wib.
“Setelah dideportasi, maka keempatnya langsung masuk dalam daftar cekal dan tidak diperkenankan untuk kembali ke Indonesia hingga batas yang sudah ditentukan. Tentu saja, terlebih dahulu melengkapi izin keimigrasiannya,” tegas Kasubsi Penindakan Kantor Imigrasi Klas I Palembang, Jhoni Tunggul .
Dijelaskannya, keempatnya ditangkap oleh Dit Intelkam Polda Sumsel tanggal 28 Juli ketika sedang bekerja di proyek LRT Zona I Bandara SMB II Palembang. Setelah diperiksa, tidak memiliki visa kerja dan hanya memiliki visa kunjungan.
Dari hasil pengembangan tim dari Polda, kembali mengamankan 20 WNA lainnya beserta 3 orang wanita di mess PT China harbour Indonesia yang merupakan sponsor keempatnya yang juga sub kontraktor PT Waskita.
Sebelumnya empat WNA asal Tiongkok yakni Zhang lei (34), Shun Zhenggui (33), Zhang Wei Wei (26) dan Zhang Zhen (26) dideportasi karena tidak memiliki izin tinggal dan visa kerja. Keempat WNA ini diamankan oleh Intel Kodim OKI tanggal 24 Juli. Sedangkan saat penangkapan ada enam orang, namun dua diantaranya memiliki izin tinggal terbatas (ITAS).
Empat orang ini, merupakan pekerja di proyek jalan tol Palembang-Lampung dan menetap di Desa Sedo Mulyo Kecamatan Mesuji Raya. Dan dideportasi tanggal 4 Agustus lalu.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
