Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Agustus 2017 | 23.14 WIB

Pascagempa 2009, Ekonomi Padang Tunjukkan Tren Positif

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Pascagempa 2009, Kota Padang terus berupaya bangkit dari keterpurukan. Luluh lantak yang terjadi pada delapan tahun silam menjadi momentum bagi masyarakat dan pemerintah kota setempat berupaya untuk bangkit. Baik secara perekonomian maupun dari sisi sosial masyarakat.


Pengamat ekonomi Universitas Bung Hatta (UBH) Kota Padang Syafrizal Chan menilai, perekonomian Padang pascagempa 2009 bangkit dengan waktu yang relatif singkat. ”Indikatornya bisa kita lihat dari menggeliatnya berbagai bidang kehidupan dan pembangunan infrastruktur, selain adanya investasi,” sebutnya seperti dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group).


Menurut Syafrizal, pambangunan infrastruktur di Pasar Raya berdampak positif bagi perekonomian Kota Padang. ”Jika Pasar Raya tertata seperti sekarang, masyarakat akan nyaman berkunjung. Efeknya perekonomian menggeliat. Apalagi barang yang dijual di pasar tradisional adalah barang segar dan bisa mensejahterakan petani,” ungkapnya.


Hal itu tercapai tak terlepas dari konsistennya pemerintah menata pasar induk dan pasar satelit akan terjadi pemerataan perekonomian penduduk. ”Revitalisasi itu penting, namun jangan hanya membangun, tapi juga harus di pelihara agar apa yang telah dibangun bisa dipakai lama,” imbuhnya.


Sebagaimana diketahui, hari ini Senin (7/8) Kota Padang memperingati hari jadi yang ke-348 tahun.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore