Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Agustus 2017 | 22.30 WIB

Patah Hati, Nekat Isap Ganja

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com- Ditinggal pergi kekasih yang sangat dicintai memang bikin hati sakit. Sebagian orang yang gagal move on mungkin merasa menderita. Tapi, kalau dunia gelap narkoba yang jadi pelariannya, penderitaannya bakal semakin panjang.


Lihat saja yang dialami Dwi Heri Kurniawan. Pemuda 22 tahun tersebut memilih mengisap ganja untuk menenangkan diri saat patah hati.


Kanitreskrim Polsek Pakal, Surabaya Iptu Ferry Hutagalung menceritakan, siang itu (2/8) polisi mencurigai gelagat Heri di Pasar Benowo. Omongannya ngelantur. Dia juga lebih banyak bengong. Anggota opsnal yang bertugas lantas mendekati dan memeriksanya.


Heri tak berkutik saat petugas melihat chat di handphone-nya. Ternyata, dia baru saja membeli ganja dari seseorang. Heri lantas dikeler ke rumahnya di kawasan Benowo. Di sana, polisi menemukan satu klip ganja dan satu linting ganja yang disembunyikan di bawah kasur.


Saat ditanyai petugas, raut muka Heri malah berubah sedih. Tapi, bukan karena ketahuan menyimpan ganja. Dia justru teringat nasib yang baru dialaminya: ditinggal pacar. ’’Dia bilang pakai ganja biar bisa tenang,’’ ujar Ferry.


Polisi geleng-geleng kepala mendengar ucapan Heri. Tapi, apa pun alasannya, Heri harus dimasukkan ke tahanan mapolsek. Coba Heri bisa move on dan cari pacar lagi, pasti enggak bakal kesepian, apalagi kedinginan di penjara.

Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore