
Full Of Doodle Art Indonesia (FODA) di Popcon Asia 2017, Minggu (6/8).
JawaPos.com - Selain tokoh animasi maupun game, Popcon Asia 2017 juga menghadirkan komunitas-komunitas kreatif dalam pelaksanaan kali ini. Salah satunya yakni komunitas untuk mewadahi para pencinta doodle maupun seniman doodle yang diberi nama Full Of Doodle Art Indonesia (FODA).
Shabrina salah satu Doodle Artist mengatakan bahwa FODA terbentuk sejak 13 Januari 2012 silam. Hadirnya komunitas ini berawal dari pembicaraan santai, dan berubah menjadi sesuatu yang serius. Di sana ada keinginan kuat untuk memperkenalkan doodle art kepada khayalak luas. Serta merubah pandangan orang bahwa doodle art adalah salah satu penggayaan yang perlu dipandang penting.
Pertama kali FODA mengepakkan sayapnya di Surabaya. Kemudian terbang semakin jauh hingga ke delapan kota besar di Indonesia lainnya yaitu Yogyakarta, Solo, Semarang, Malang, Bandung, Jakarta, dan Palembang.
"Jika di tulisan lebih dikenal dengan hand lettering, maka untuk gambar ada doodle art. Doodle sendiri memiliki arti coretan. Doodle art diartikan suatu gaya menggambar dengan cara mencoret, terlihat abstrak, kadang bermakna kadang tidak, kebanyakan bentuknya unik dan menarik," kata Shabrina di Popcon Asia 2017, Jakarta Convention Center, Minggu (6/8).
Pihak FODA menambahkan, salah satu teknik menggambar ini mulai digandrungi oleh muda-mudi sekarang sejak tahun lalu. Sebab, di dalamnya tergambar karakter-karakter yang lucu dan tidak membosankan. Dari gambar yang kecil-kecil hingga gambar maupun tulisan yang menjadi fokus dari gambar nampak menarik untuk selalu dipandang.
Menariknya, keanggotaan di FODA tidak bersifat mengikat. Artinya komunitas yang memiliki khas gambar monster doodle ini juga terbuka untuk masyarakat umum. Sebab, masyarakat yang ingin bergabung boleh langsung mengikuti kegiatan mereka setiap ada event yang berlangsung.
"Sekali dalam setiap bulannya, para anggota mengadakan gathering. Agendanya pun beragam, ada workshop, sharing, dan lain-lain," jelasnya.
"Harapan kita semoga teman-teman yang ada di komunitas bisa terus berkembang, terutama kita sudah pernah koneksi dengan komunitas di Asia Tenggara, jadi semoga kedepannya bisa punya kesempatan untuk pameran hingga di luar Negri," imbuh Shabrina.
Komunitas FODA juga kerap berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lainnya dalam mengisi acara. Tidam hanya menjalin komunikasi namun juga saling berbagi ilmu yang dimiliki.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
