
Catatan tangan para pengunjung ALF soal budaya membaca
JawaPos.com - ASEAN Literary Festival (ALF) ke-4 tahun ini menjadi momentum bagi anak muda untuk mau membaca. Membaca buku sejak dini dapat melatih kognitif atau daya pikir anak sehingga mereka tumbuh besar menjadi pribadi yang mandiri dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Sejumlah area booth buku ramai pengunjung yang membeli buku. Di area booth Rabbit Hole, misalnya, sejumlah pengunjung Kota Tua ramai memilih dan membeli buku. Buku yang dijual di sana khusus buku tentang anak-anak.
"Rabbit Hole adalah buku bergambar anak dengan manfaat edukasi, interaktif dan persembahan menarik untuk anak-anak. Cocok untuk tumbuh kembang anak dan dibuat langsung oleh psikolog anak," kata Pendongeng Rabbit Hole, Tania Kathryne kepada JawaPos.com, Minggu (6/8).
ALF telah berlangsung selama tiga hari. Kemarin, Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid tak mau ketinggalan dengan pengunjung ALF 2017. Dia juga ikut blusukan mencari buku-buku yang dia minati.
Seperti booth Penerbit Lontar, Penerbit Buku Perempuan, Thukul Cetak, Goodreads, dan percetakan Gramedia Utama. Saat mengunjungi booth tersebut, Hilmar berhenti sejenak dan mengamati buku-buku terbitan penulis asal Indonesia, seperti Haidar Bagir.
Dari beberapa buku yang dia borong, Hilmar menaruh perhatian pada buku-buku yang diterbitkan oleh penulis perempuan. Seperti Saras Dewi, Feby Indirani, dan Okky Madasari. Buku yang ia beli antara lain, Saras Dewi-Kekasih Teluk, Feby Indriani-Bukan Perawan Maria, Okky Madasari-Yang Bertahan dan Binasa Perlahan. Saat membeli buku-buku tersebut, dia menanyakan tentang isu yang diangkat dari buku tersebut.
Selain buku, Hilmar juga antusias saat mengunjungi booth Jurnal Perempuan. Dia kemudian membeli sebuah kaos bertuliskan “Well Behaved Women Seldom Make History-Laurel Thatcher Ulrich”.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
