
Ilustrasi
JawaPos.com- Seorang pedagang ikan bernama Marjuin dicelurit pelaku yang diduga kerabat sendiri di Jalan Sunan Prapen, Kebomas, Gresik, Jumat (4/8). Darah segar muncrat dari tubuh lelaki 31 tahun tersebut. Warga Margonoto, Ngargosari, Kebomas, itu terkapar.
Sekitar pukul 09.00, Marjuin baru keluar dari rumahnya. Dia hendak berjualan ikan di pasar. Suami Miseh tersebut mengendarai motor Honda Supra bernopol W 2679 FX. Bapak satu anak itu sendirian. Diduga, pelaku sudah mengincarnya. Pelaku yang bernama Sudi, 21, kini kabur entah ke mana.
Sudi mengikuti Marjuin yang pagi itu bercelana pendek dan kaus hitam. Keduanya disebut-sebut saling kenal. Bahkan serumah. Seorang kerabat korban yang menunggui Marjuin di RS Ibnu Sina, Gresik, menjelaskan bahwa korban dan Sudi sama-sama sudah berkeluarga. Masing-masing punya satu anak.
’’Keluar masuk rumah juga lewat pintu yang sama,’’ ujar seorang perempuan berkerudung dengan logat Madura tersebut. ’’Masih saudara,’’ tambah H Yahya, kerabat korban maupun pelaku.
Seorang saksi mengungkapkan, waktu itu motor Marjuin dan Sudi terlihat saling berkejaran di sekitar Jembatan Prambangan. ’’Sampai di dekat Bengkel Jito, pelaku mengeluarkan celurit,’’ jelas pemilik warung di dekat lokasi kejadian kepada penyidik Polsek Kebomas.
Dengan senjata terhunus, pelaku memburu korban. Sabetan pertama mengenai tangan kanan. Korban terjatuh. Pelaku tidak berhenti. Ayunan celurit berikutnya mengenai perut sebelah kiri. Korban terhuyung. Dia ambruk dalam kondisi masih memakai helm. Korban sempat ditolong saksi sebelum dievakuasi. ’’Masih sadar,’’ ucap perempuan 50 tahun tersebut.
Mengapa pembacokan terjadi? Belum diketahui pasti. Keluarga juga heran. ’’Wong satu rumah. Marjuin sudah saya tanya. Ngaku nggak ada persoalan,’’ ujar Yahya lagi.
Kanitreskrim Polsek Kebomas Iptu Mutlakin menyatakan, anggota sudah disebar untuk mengejar pelaku. Kabar terakhir, terduga pelaku sudah kabur ke Madura. ’’Kami coba pendekatan persuasif dengan keluarganya,’’ tegasnya. Polisi juga belum tahu motif pembacokan tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
