Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Agustus 2017 | 22.37 WIB

INDEF: Pemerintah Tak Perlu Impor Daging Beku,Cukup Stabilkan Harga

Ilustrasi: Daging beku. - Image

Ilustrasi: Daging beku.

JawaPos.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Afrika Selatan. Dari kunjungan tersebut, ada sejumlah kesepakatan yang akan direalisasikan pemerintah, salah satunya impor daging beku.


Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Enny Sri Hartati menilai, impor tersebut tidak perlu dilakukan. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga kestabilan harga daging segar di pasaran.


"Pada dasarnya yang harus di stabilkan pemerintah harga yang ada di pasar tradisional. Yang dibutuhkan masyarakat itu tidak pernah daging beku," ujarnya kepada JawaPos.com di Jakarta, Sabtu (5/8).


Daging beku, kata Enny, mayoritas hanyalah kebutuhan untuk industri saja. Padahal, industri tidak perlu campur tangan pemerintah dalam pasokan daging beku.


"Nah industri itu tidak perlu campur tangan pemerintah, dia lebih tahu cara mengaturnya sendiri. Yang mestinya dijaga bagaimana pemerintah bisa mengatur daging segar menjaga daya beli masyarakat," jelas Enny.


Untuk itu pemerintah diminta lebih memikirkan apa yang dibutuhkan masyarakat. Salah satunya adalah menjaga kestabilan harga melalui peningkatan pasokan daging segar. "Kalaupun harus impor itu daging sapi bakalan. Jangan daging beku," pungkasnya.



Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore