Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 Agustus 2017 | 17.00 WIB

Kedatangan Wasit Asing untuk Mempercepat Perkembangan Wasit Lokal

Ratu Tisha memastikan PSSI ingin mengembangkan wasit lokal dengan cepat - Image

Ratu Tisha memastikan PSSI ingin mengembangkan wasit lokal dengan cepat

JawaPos.com - Mulai putaran kedua Liga 1, memang bakal ada wasit asing yang memimpin. Hal ini terjadi seiring banyaknya masalah pada wasit lokal yang acap dianggap tak adil atau terpengaruh judi di belakang layar.


Sekjen PSSI, Ratu Tisha, mengonfirmasi bahwa bakal ada enam wasit yang datang ke Indonesia tiga masing -masing berasal dari Australia dan Krygistan.


"Wasit asing dari Australia dan Krygistan sudah berada di Indonesia, masing-masing tiga sebagai wasit utama dan asisten wasit," ujarnya pada wartawan.


"Mereka menyambut baik potensi memimpin pertandingan di Indonesia karena mengetahui respons dari kita semua akan hal tersebut juga positif. Ini adalah untuk transfer pengetahuan," tambah dia.


Ratu juga menjelaskan bahwa wasit yang didatangkan dipastikan memiliki kelas berbeda dan bisa mengembangkan sepak bola Indonesia.


"Semua wasit asing yang datang berkualifikasi FIFA. Mereka sudah berpengalaman di ajang internasional dan bukan wasit main-main serta elite, Tapi, jangan sampai karena ada dua masalah pada perkembangan wasit di Indonesia. Mereka menderita karena teknis dan reputasi. Ketika kita sudah gelap dengan reputasi, no matter anak bangsa berjuang, kita akan menganggapnya sebagai salah," tuturnya,


"Ada area kultur yang harus diedukasi. Kedatangan wasit asing harus membuka mata kita akan reputasi wasit lokal ke depannya. Ini adalah contoh untuk memperbaiki," jelas dia.


Menarik ketika wasit asing memang dikhususkan untuk laga-laga yang sensitif akan rivalitas atau sesuatu yang penuh tekanan.


"Klasifikasi pertandingan yang dipimpin wasit asing jelas laga yang tensinya tinggi, membutuhkan pengawasan lebih, area penonton, hingga rivalitas. Itu akan lebih difokuskan. Area Development wasit lokal adalah prioritas kami dan merekrut wasit asing adalah upaya mempercepat proses itu. Secara long run mungkin akan ada exchange program, wasit kita keluar negeri dan sebagainya," ungkapnya.


"Kami prefer satu paket untuk wasit asing, wasit utama dan dua hakim garis. Nanti wasit keempat adalah lokal dan dia akan mendapat pengetahuan dari wasit asing ini. Mulai dari bangun tidur, lari, dll. H-2 hingga H-1 ada aturan yang harus dilakukan wasit. Sehingga wasit cadangan yang lokal ini akan mendapat edukasi akan itu," tutup Ratu.

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore