
Ratu Tisha menjelaskan cara sebenarnya menjalani hukuman tak boleh menonton untuk Persib
JawaPos.com - Seiring dengan tragedi meninggalnya fan Persib Bandung beberapa pekan lalu, klub tersebut dihukum tak boleh bermain dengan dukungan penonton.
Hal ini memang menjadi duka bagi sepak bola Indonesia yang tak pernah menyelesaikan masalah ini.
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, memastikan bahwa sepak bola Indonesia bukan hanya milik suporter. Dia juga menjelaskan tujuan disanksinya suporter Persib itu.
"Kita harus membiasakan diri bahwa sepak bola Indonesia tak di-klaim hanya milik suporter atau fans. Sepak bola masa depannya adalah industri, milik masyarakat umum dan keluarga yang ingin hiburan, pun milik sponsor dan segala pihak yang terlibat," ungkapnya kepada wartawan.
"Kami menjatuhkan sanksi fans Persib memasuki stadion artinya fans benar-benar berdarah daging biru. Jika bukan fans Persib boleh. Tapi, jangan sampai diakali dengan pandangan dalam sehari tak menjadi fan Persib tanpa atribut, lalu bisa masuk stadion," tambah dia.
Sang Sekjen lebih jelas lagi mengatakan bahwa setiap fans yang sebenarnya akan mengerti aturan ini dan mau menjalani hukuman.
"Masa seperti itu mengaku darah dagingnya biru. Saya yakin seluruh fans di Indonesia terutama Bobotoh, yang berstatement darah dagingnya biru tidak akan melakukan itu. Saya meminta kedewasaan hati para fans," tuturnya.
"PSSI bisa saja menjatuhkan hukuman dengan keras. Tapi, mengapa kami tak melakukan itu, karena ini bagian dari edukasi kepada masyarakat. Hukuman tanpa atribut dan hukuman tanpa penonton adalah berbeda. Kita jangan sampai menyuarakan sesuatu seolah-olah putusan semua bisa diakali. Saya meminta kebesaran hati fans Persib terkait hal ini," pungkas Ratu.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
