
AG dan ZA saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Balikpapan Utara, kemarin.
JawaPos.com - Ulah AG (17) tak ada kapoknya. Baru 39 hari menghirup udara bebas, dia sudah harus berurusan kembali dengan polisi. Rabu (2/8) sekira pukul 05.30 Wita, dia dipergoki warga sedang mendorong motor yang baru dicurinya. Bogem mentah pun diterimanya. Beruntung dia tidak jadi bulan-bulanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Balikpapan Utara.
Kaltim Post (Jawa Pos Group), Jumat (4/8) melaporkan, sebelum ditangkap, AG berboncengan dengan ZA (17). Mereka berdua sepakat akan mencuri motor. Sebelum melakukan aksinya, mereka pesta miras oplosan. Sampai di samping Kantor Kelurahan Muara Rapak, mereka melihat ada sepeda motor terparkir. Kondisi saat itu sepi. Aksinya makin lancar ketika motor ternyata tidak terkunci setang.
"Saya lalu dorong motornya. Teman saya (ZA) saya suruh pergi jemput teman biar bisa bantu. Tetapi baru sebentar dorong sambil menunggu teman, saya sudah ditangkap warga," kata AG, kemarin (3/8) di ruang pemeriksaan Polsek Balikpapan Utara.
Hasil pengembangan, polisi lantas mengejar ZA. Remaja tidak lulus SMA itu ditangkap di rumahnya di kawasan Jalan Brantas RT 36, Batu Ampar, Balikpapan Utara. Dari pengakuan ZA, dia nekat mencuri lantaran perlu uang untuk kehidupan sehari-hari.
"Rencana mau dijual Rp 1 juta. Nanti uangnya dibagi dua," ucap ZA yang mengaku sehari-hari membantu ayahnya mengantar tabung elpiji itu.
Sementara itu, Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Sopyan menyebut masih mengembangkan kasus ini. Pasalnya dari pengakuan AG, dia juga terlibat aksi serupa. Bahkan korbannya adalah tantenya sendiri. "Masih kami kembangkan apakah ada pelaku lain dan TKP lainnya," terangnya.
Dia meminta masyarakat lebih waspada ketika meninggalkan motornya. Gunakan kunci ganda. Karena modus pencurian lebih banyak mengincar motor yang tidak dikunci setang. "Dari modusnya memang pelaku mengincar yang tidak dikunci setang biar bisa langsung didorong," pungkas Sopyan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
