
Ilustrasi
JawaPos.com – Profesi artis sangat rentan terhadap sejumlah gangguan psikis. Mulai dari gangguan kecemasan, gelisah, hingga sulit tidur atau insomnia. Tuntutan untuk selalu tampil prima dan gaya hidup yang serba glamour, membuat para pesohor layar kaca menggunakan beragam cara.
Lebih parah lagi mungkin bisa mengalami depresi. Kesepian dan merasa sedih setiap malam. Karena itu, lagi-lagi artis selalu terjerat narkoba.
Tujuannya jelas, ingin mengatasi rasa depresi secara instan. Padahal yang mereka rasakan hanya ketenangan semu.
“Artis Tora Sudiro gunakan Dumolid, itu pil penenang antidepresan untuk mengatasi kecemasan, gelisah, dan susah tidur,” kata Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Mahdi Jufri, kepada JawaPos.com, Kamis malam (3/8).
Mahdi menjelaskan apapun jenisnya, obat penenang akan memberikan efek dampak buruk bagi penggunanya. Apalagi jika digunakan dalam jangka panjang.
Dalam kasus Tora Sudiro, betulkah dia begitu depresi sampai harus mengonsumsi obat-obatan? Sebab selain Tora, belakangan semakin banyak artis dalam jeda waktu sepekan saja tertangkap polisi. Apakah artis memang rentan menggunakan obat-obatan terlarang karena tuntutan profesi dan kehidupannya?
“Kalau harus mengikuti depresi sih ya, atau stres, bukan hanya artis. Wartawan juga stres tiap hari dikejar target, saya juga sebagai dekan stres juga. Itu tinggal bagaimana kita bisa memanaje diri. Karena apapun tekanannya, obat penenang tidak baik,” ungkap Mahdi.
Obat-obatan Dumolid adalah golongan obat penenang yang nama generiknya nitrazepam.
Dumolid termasuk ke dalam kelas obat Benzodiazepin. Memang obat penenang itu sudah lama disalahgunakan oleh anak muda sejak lama.
Namun semakin ditinggalkan seiring berkembangnya zaman dan tren obat-obatan lainnya.
“Yang namanya psikotropika, efeknya pasti kecanduan. Yang dirasakan tenang, enak, dan bisa ngefly. Namun itu hanya semu yang makin lama makin kecanduan. Karena merusak susunan saraf pusat. Sehingga berbahaya jika tak ada resep dokter,” jelasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
