Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2017 | 03.29 WIB

Orang Indonesia Lebih Banyak jadi Suporter Ketimbang Pemain

Orang Indonesia dinilai lebih senang jadi fans ketimbang pemain sepak bola - Image

Orang Indonesia dinilai lebih senang jadi fans ketimbang pemain sepak bola

JawaPos.com - Masalah sepak bola Indonesia, terutama soal suporter atau fans memang cukup berlarut. Banyak ketakutan pada masyarakat luas terkait suporter sepak bola lokal.


Hal ini karena ketrengganasan mereka di dalam atau luar lapangan. Tak ayal, beberapa korban meninggal berjatuhan dalam beberapa tahun terakhir, karena masalah yang ada.


Menarik ketika Ketua PSSI, Edy Rahmayadi, membahas hal ini pada pertemuan antar suporter sepak bola Indonesia Kamis (3/8).


"Kepada suporter saya minta tolong. Saya tidak tahu sampai kapan seperti ini. Saya tak apa-apa disalahkan asal semua masalah ini bisa selesai. Banyak yang meninggal, apa harus ada perkelahian suporter?" ujarnya.


"Pemain bola Indonesia 76 ribu. Sementara Singapura hanya 90 ribuan. Karena Indonesia lebih suka jadi suporter ketimbang pemain. Komentator juga lebih banyak lagi. Mereka seperti jamur. Ini harus didiskusikan. Suporter di daerah-daerah harus diberitahu," tambah dia.


Edy memastikan bahwa suporter Indonesia punya pengaruh krusial pada sepak bola. Meski begitu, masalah seakan tak juga usai.


"Suporter adalah harapan kami. Garuda di Dadaku harus selalu dicanangkan. PSSI memikirkan dan berdoa bagaimana segala cara untuk menang, tapi sepertinya masih selalu ada keributan. Meski begitu, kami akan selalu cari cara membenahi dan saya hargi suporter yang datang saat ini," pungkas dia.

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore