Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Agustus 2017 | 17.55 WIB

Setelah Ditembak, Pelaku Begal Ngaku Baru Sekali Beraksi

Tiga pelaku begal berhasil dilumpuhkan usai rebut sepeda motor korban. - Image

Tiga pelaku begal berhasil dilumpuhkan usai rebut sepeda motor korban.

JawaPos.com - Setiap pelaku kejahatan tertangkap oleh kepolisian mereka selalu mengaku pertama kali berbuat. Padahal aparat kepolisian telah mendapatkan banyak laporan.


Seperti halnya pengakuan tiga pelaku begal yang baru saja diringkus aparat Polsek Batuampar. Ketiga terpaksa dilumpuhkan aparat karena berusaha melawan petugas saat ditangkap.


Kepada penyidik dia mengaku aksi begal yang berhasil merampok satu sepeda motor seorang warga baru pertama kali dilakoni. Ketiga pelaku begal itu beraksi di kawasan Tiban Mentarau, Senin (24/7) lalu. Mereka adalah Deni Panjaitan, 22, Adrian Tanjung, 19 dan Andika Saputra, 18.


Kanit Reskrim Polsek Batuampar Iptu Ferry Supriadi menjelaskan, ketiga begal itu beraksi pada saat korban Desi Anggraini hendak pulang ke rumahnya di kawasan Tiban Mentarau, Senin (24/7) sekira pukul 23.00 WIB.


Dalam perjalanan pulang itu, tiba-tiba korban langsung dipepet oleh ketiga pelaku yang menggunakan satu unit sepeda motor Honda Beat. "Saat dipepet, sepeda motor korban langsung ditendang pelaku Andika. Sehingga korban terjatuh dan ketiga tersangka mengambil sepeda motor dan tas korban," tuturnya, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group).


Atas kejadian itu, Desi melapor ke Polsek Sekupang. Sementara penangkapan terhadap tiga orang begal ini bermula dari Unit Reskrim Polsek Batuampar yang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi jual beli sepeda motor tanpa dilengkapi surat-surat.


"Dari informasi itu, kemudian kita lakukan penyelidikan dan mendapatkan sepeda motor itu berada di salah satu cucian sepeda motor di Tanjung Sengkuang," katanya.


Ferry menambahkan, dari pengakuan ketiga pelaku kepada penyidik, mereka baru kali ini melakukan begal. "Pengakuannya baru satu kali. Kami juga sudah beri tahu kepada polsek jajaran untuk mencari laporan polisi lainnya. Namun sejauh ini belum ada," imbuhnya.


Sementara itu, salah seorang pelaku Adrian Tanjung mengatakan bahwa aksi yang dilakukannya itu hanya secara tiba-tiba, tanpa direncanakan sebelumnya. "Spontan aja ketemu di Tiban. Tidak ada rencana sebelumnya," akunya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore