Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Agustus 2017 | 03.44 WIB

Sedih, Tito Akui KPK Lebih Dipercaya Masyarakat Ketimbang Polisi

Kapolri Tito Karnavian - Image

Kapolri Tito Karnavian

JawaPos.com - Untuk memudahkan pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, tim investigasi dibentuk. Tim ini berisikan anggota Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, penggabungan ini bukan tanpa alasan. Karena memang kepercayaan publik kepada KPK jauh di atas Polri.


"Karena teman-teman KPK cukup kredibel. Kalau seandainya dibentuk tim gabungan independen kan sifatnya mencari fakta bukan melakukan investigasi, kalau mencari fakta, beda dengan investigasi," kata dia di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (31/7).


Menurut dia, investigasi itu lebih mendalam lagi daripada hanya mencari fakta. Jangkauannya juga kata Tito, bisa sampai ke data-data mentah bukan data supervisial.


“Selama ini juga saya kira tim Polri bekerja, oke kalau mungkin dianggap kurang kredibel saya kira tim dari KPK sangat dipercaya publik dan kredibel. Oleh karena itulah kita pikir kenapa tidak digabungkan antara Polri dan KPK supaya bergerak bersama sama," papar dia


Karena itu, sebaiknya kata dia, masyarakat harus percaya kepada institusi, baik Polri dan KPK, bukan salah satunya saja yang dipercaya.


"Kami akan umumkan nanti dengan harapan ada feed back dari publik kepada kami yang kedua tim kami akan bekerja untuk mencari siapa orang ini," tambah jenderal bintang empat ini.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore