Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Juli 2017 | 11.10 WIB

Pikirkan Kerja, Ingin Punya Anak dan Beli Tanah

Slamet dan Rohaya seusai diundang ke Jakarta untuk tampil di TV - Image

Slamet dan Rohaya seusai diundang ke Jakarta untuk tampil di TV

JawaPos.com - Kehebohan soal pernikahan kontroversial Slamet Riyadi (16) dengan Rohaya (71) mulai mereda. Pengantin baru itu pun kini menjalani kehidupan mereka di Desa Karang Endah, Kecamatan Lengkiti, jauh dari hingar bingar dunia.


Gus Munir


Tampil dalam acara di sebuah televisi swasta nasional belum lama ini telah membuat Slamet dan Rohaya tenar. Seantero Indonesia jadi tahu pernikahan pasangan ini dan bagaimana hingga akhirnya keduanya mengikat janji suci sehidup semati 2 Juli lalu.


Beberapa hari setelah tiba di desanya, beredar video menghebohkan. Tampak seorang pria seperti Slamet sedang mabuk dan berjoged dengan wanita diiring house music yang hingar bingar. Kini, bagimana kehidupan keduanya?


Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) kembali menyambangi Desa Karang Endah, tempat dimana Slamet dan Nek Rohaya tinggal. Ternyata, tidak ada yang berubah dari diri Slamet dibanding saat dia belum menikahi sang nenek.


Pria yang hanya mengenyam pendidikan kelas 1 SD tersebut bercerita pengalamannya memancing dan memanah ikan.


Pekerjaan apapun akan dilakoninya. Jadi kuli angkut pasir atau batu bata, menebas rumput di kebun warga atau upahan lainnya. Itupun tidak pasti ada tiap hari warga yang meminta bantuannya. Sejak kembali dari Jakarta, baru beberapa kali dia mendapat upahan.


Salah satunya menaikkan pasir ke mobil. “Saya dapat upah Rp50 ribu. Uangnya langsung saya berikan ke Bunda (Nek Rohaya),” ungkap Slamet.


Saat ini dia tidak mengambil upahan menyadap karet karena harganya sangat murah. “Tidak sesuai hasilnya. Nanti, kalau harga karetnya naik, baru ambil upahan lagi,” jelas dia.


Slamet menegaskan, dirinya terus bekerja keras cari uang untuk kehidupannya bersama Nek Rohaya. “Saya ingin punya anak serta beli tanah sendiri. Jadi, saya sekarang pikirannya hanya kerja, kerja, kerja. Tidak ada yang lain,” tandasnya.


Disinggung soal video yang beredar, wajah Slamet langsung berubah. Dirinya tak banyak berkomentar. Tapi dia menegaskan kalau itu bukan kebiasaannya. “Siapa yang bilang saya seperti itu. Suruh sini orangnya,” cetusnya.


Sementara itu, kondisi kesehatan Nek Rohaya juga semakin membaik. “Sudah lumayan baik, tinggal lemas saja,” ujarnya.


Diungkap Rohaya, dia sakit karena kelelahan. Di usia yang lebih dari setengah abad, tubuhnya tak kuat lagi menahan angin dingin dari air conditioner (AC). “Sudah dua kali berobat. Sekali di Prabumulih, yang kedua di sini (Lengkiti),” bebernya.


Selama sakit, tugas rumah dilakukan Slamet. Termasuk memasak. “Dapat ikan dari memanah di sungai, dia yang masak,” tambahnya. Kesehariannya, dia hanya di rumah. "Kalau keluar, paling belanja," pungkasnya.


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore